JAMBERITA.COM - Wakil Ketua (Waka) DPRD Provinsi Jambi Faizal Riza mempertanyakan kinerja Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkup Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jambi sehingga terjadi tinggi nya Silpa pada APBD Tahun Anggaran 2021.
"Kinerja OPD perlu dipertanyakan, dan juga Pemprov tidak memenuhi target pelaksanaan pembangunan pada tahun 2021, Kedua mungkin kami harus perjelas dalam anggaran yang tidak bisa dilaksanakan, mungkin masih Covid-19 sehingga tidak bisa terserap maksimal bisa jadi," jelasnya.
Namun berdasarkan laporan yang mereka terima, Faizal mengatakan banyak nya anggaran yang tidak terserap secara maksimal, apakah tidak bisa dilaksanakan karena masih pandemi Covid-19 atau ada penyebab lainnya. "Kami dari DPRD akan mendalami ini, apa penyebab dari 727 M itu tidak terserap," jelasnya.
Seharusnya setiap OPD menurut Faizal, itu bekerja secara profesional. Kendati demikian apakah ada penyebab penyebab lainnya itu nanti akan mereka pelajari lebih lanjut sehingga fokus dalam meningkatkan kinerja."Pandangan Fraksi sudah, besok mendengar jawaban pemerintah, besok katanya gubernur akan hadir," pungkasnya.(afm)
Merawat Kesetaraan di Kampus : UNJA Rangkul 21 Mahasiswa Disabilitas Lewat Seminar 'Inspiring People
Cegah Stres Akademik, UNJA Bekali Mahasiswa Keterampilan Hipnoterapi
Kanwil Kemenkum Jambi Evaluasi 10 Perda Masyarakat Hukum Adat Respons Berlakunya KUHP Baru
Fraksi Demokrat Anggap Silpa Rp727 M di APBD 2021, Raport Merah Bagi Pemprov Jambi
Fraksi Golkar Soroti Tingginya Silpa APBD Provinsi Jambi TA 2021
Kanwil Kemenkum Jambi Evaluasi 10 Perda Masyarakat Hukum Adat Respons Berlakunya KUHP Baru



