Kasus ISPA di Jambi Naik di Tengah Kabut Asap



Kamis, 17 September 2026 - 14:02:53 WIB



Foto : Kadinkes Provinsi Jambi dr Ike Silviana Beserta Imbauannya/JMB.
Foto : Kadinkes Provinsi Jambi dr Ike Silviana Beserta Imbauannya/JMB.

JAMBERITA.COM - Dinas Kesehatan Provinsi Jambi mencatat 7.824 kasus ISPA hingga minggu ke-36 atau periode 6–12 September 2026, di tengah kondisi udara yang tidak sehat akibat kabut asap.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jambi, dr. Ike Silviana, mengatakan kasus ISPA mengalami peningkatan dalam beberapa pekan terakhir.

Pada minggu ke-34, tercatat 7.521 kasus. Jumlah itu naik menjadi 7.563 kasus pada minggu ke-35 dan kembali meningkat menjadi 7.824 kasus pada minggu ke-36.

“Terlihat terjadi peningkatan kasus dalam beberapa minggu terakhir. Masyarakat perlu meningkatkan kewaspadaan, terutama saat kondisi udara tidak sehat,” ujar dr. Ike, Kamis (17/9/2026).

Kota Jambi mencatat jumlah kasus ISPA paling tinggi. Namun, peningkatan juga terjadi di sejumlah kabupaten.

Di Kabupaten Tebo, kasus ISPA mencapai 839 kasus pada minggu ke-34, naik menjadi 1.013 kasus pada minggu ke-35, dan 759 kasus pada minggu ke-36.

Di Kabupaten Batanghari, kasus yang biasanya berada di kisaran 300–400 kasus per minggu meningkat menjadi lebih dari 600 kasus.

Sementara Kabupaten Bungo mengalami lonjakan dari sekitar 200-an kasus menjadi 360 kasus pada minggu ke-34, 407 kasus pada minggu ke-35, dan 948 kasus pada minggu ke-36.

Dinkes juga mencatat peningkatan kasus di Sarolangun, Merangin, Kerinci dan Sungai Penuh, namun kenaikannya belum tergolong bermakna.

Dr. Ike mengimbau masyarakat mengurangi aktivitas di luar ruangan selama kondisi udara masih tidak sehat.

“Kalau tidak ada keperluan, sebaiknya batasi kegiatan di luar ruangan. Jika harus keluar rumah, gunakan masker,” katanya.

Ia juga meminta masyarakat memperhatikan kondisi kesehatan kelompok rentan, seperti anak-anak, ibu hamil, ibu menyusui, lansia, serta warga dengan penyakit jantung dan paru-paru.

Dinkes mengingatkan masyarakat menjaga kebersihan lingkungan, tidak membakar sampah, dan segera mendatangi fasilitas kesehatan jika mengalami sakit.(afm)





Artikel Rekomendasi