JAMBERITA - Tim dosen Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD), Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Jambi (UNJA), melatih guru-guru SD Negeri 76/I Sungai Buluh, Kecamatan Muara Bulian, Kabupaten Batang Hari, untuk menyusun Rencana Pembelajaran Mendalam (RPM) memakai AI Generator. Kepala sekolah dan seluruh guru ikut aktif dalam kegiatan ini.
Hasilnya terasa langsung: guru yang sebelumnya menyusun RPM secara manual dan memakan waktu lama, kini bisa menyelesaikannya lebih cepat, rapi, dan sesuai karakter siswa. Dokumen hasil AI ini bisa langsung dipakai sebagai perangkat resmi kegiatan belajar-mengajar, sehingga guru punya lebih banyak waktu untuk fokus meningkatkan kualitas pembelajaran di kelas.
Program ini dipimpin Dr. Ahmad Hariandi, S.Pd.I., M.Ag., bersama empat anggota tim: Silvina Noviyanti, S.Pd., M.Pd., Drs. Faizal Chan, S.Pd., M.Si., Violita Zahyuni, M.Pd., dan Khoirunnisa, M.Pd.
Pelatihan ini digagas setelah tim dosen menemukan bahwa RPM di sekolah ini masih dibuat dengan cara lama. Guru masih menyalin contoh yang ada atau referensi internet tanpa menyesuaikannya dengan kebutuhan siswa. Padahal, fasilitas sekolah sudah memadai, dengan laptop, listrik stabil, dan akses internet baik. Masalahnya bukan pada fasilitas, melainkan rendahnya pemahaman guru dalam memakai AI Generator untuk merumuskan tujuan pembelajaran, menyusun langkah kegiatan, dan merancang penilaian sesuai Kurikulum Merdeka.
Pelatihan berlangsung dalam lima tahap: survei awal, penyusunan rencana kegiatan, pelaksanaan pelatihan, evaluasi, dan pelaporan. Guru dikenalkan konsep RPM dalam Kurikulum Merdeka, lalu praktik langsung memakai AI Generator, mulai dari memasukkan tujuan pembelajaran dan karakteristik siswa, hingga memeriksa dan menyesuaikan hasilnya agar mencerminkan prinsip pembelajaran berdiferensiasi. Guru kemudian didampingi menyusun RPM secara mandiri.
Tim dosen menilai model pelatihan ini bisa diterapkan di sekolah dasar lain dengan kondisi serupa: fasilitas teknologi memadai, namun guru belum terbiasa memakai AI. Mereka mendorong kerja sama berkelanjutan antara sekolah dan perguruan tinggi agar inovasi pembelajaran berbasis teknologi ini terus berkembang.(Silvi)
Selengkapnya : www.unja.ac.id
Dosen PGSD UNJA Kenalkan AI kepada Guru SD Batang Hari untuk Susun RPM Kurikulum Merdeka
Pudak Expo 2026: UNJA dan Pemkab Muaro Jambi Bersinergi Wujudkan Kampus Berdampak
KPK Tangkap Tangan 8 Orang Terkait Korupsi di Kementerian ATR/BPN
Microgreens dari Desa Ibru: Inovasi UNJA Cegah Stunting Sekaligus Buka Peluang Usaha
Perkuat Tata Kelola Pendidikan, FH UNJA dan Disdik Jambi Dorong Kolaborasi Kewenangan Daerah
Akademisi UNJA Dorong Pelestarian Hutan Adat Bungo Lewat SMART Patrol
Danrem 042/Gapu Turun ke Londerang, Siagakan Personel Sampai Api Benar-benar Padam



