HAORNAS ke-43: Bupati Batang Hari Ajak Masyarakat Budayakan Olahraga dan Jaga Fasilitas Publik



Senin, 14 September 2026 - 19:27:54 WIB



*Istimewa
*Istimewa

JAMBERITA.COM — Pemerintah Kabupaten Batang Hari menggelar Upacara Peringatan Hari Olahraga Nasional (HAORNAS) ke-43 Tahun 2026 di halaman kantor bupati, Senin (14/9/2026). Bertindak sebagai pembina upacara, bupati Batang Hari Mhd. Fadhil Arief membacakan sambutan resmi dari Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Republik Indonesia yang mengusung tema "Menuju Masyarakat Aktif dan Bugar!".

Dalam amanat yang dibacakan, Fadhil Arief menekankan tiga poin utama pesan Menpora terkait arah pembangunan olahraga nasional.

Tiga poin tersebut ialah Olahraga sebagai Investasi: Aktivitas fisik bukan sekadar kegiatan seremonial atau pemborosan anggaran, melainkan fondasi utama dan investasi jangka panjang untuk mencetak masyarakat yang sehat dan produktif.

Budaya Berkelanjutan: Kesadaran berolahraga harus ditanamkan sebagai kebiasaan sehari-hari dan gaya hidup positif di tengah masyarakat, bukan hanya menggeliat saat perayaan tahunan.

Inklusivitas & Kebersamaan: Kemajuan olahraga nasional berakar dari gerakan bersama seluruh elemen masyarakat tanpa memandang usia, latar belakang, maupun kemampuan.

Usai membacakan sambutan Menpora, Bupati Fadhil Arief turut mengajak seluruh warga Batang Hari untuk mulai menggemari olahraga demi meningkatkan kualitas hidup dan kesehatan bersama. Ia juga berpesan agar masyarakat aktif merawat sarana yang ada.

"Mari kita sama-sama menggemarkan olahraga, baik untuk diri sendiri maupun lingkungan sekitar. Jangan lupa untuk selalu menjaga dan merawat fasilitas olahraga yang telah dibangun oleh Pemerintah Kabupaten Batang Hari," ujar Fadhil.

Rangkaian upacara HAORNAS ke-43 ini ditutup dengan penandatanganan fakta integritas penegakan disiplin Aparatur Sipil Negara (ASN) yang diikuti oleh seluruh Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Batang Hari. Langkah ini dilakukan sebagai komitmen memperkuat profesionalisme dan integritas pelayanan publik di daerah tersebut.*





Artikel Rekomendasi