JAMBERITA.COM - Investasi di Kota Jambi berangsur membaik. Terbukti, hingga April 2022 Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) di Kota Jambi sebesar Rp. 30 miliar dan Penanaman Modal Asing (PMA) Rp. 16 milliar.
"Jumlah tenaga kerja Indonesia yang terserap dari investasi modal dalam negeri sebanyak 310. Dari PMA tidak ada," kata Kepala Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Jambi Fahmi.
Fahmi mengatakan, untuk tahun 2021 triwulan I jumlah investasi di Kota Jambi cukup tinggi. "Maret 2021 investasinya sampai Rp. 414 milliar," ujarnya.
Meningkatnya investasi pada triwulan I tahun 2022, dijelaskan Fahmi akibat membaiknya Covid-19 di Kota Jambi. Sehingga sudah banyak kelonggaran peraturan yang ditetapkan.
"Tahun 2021 ini awal pandemi membaik. Jadi ditriwulan satu langsung melonjak. Dan di triwulan berikutnya kembali stabil," pungkasnya. (sap)
Ditengah Sorotan KUA-PPAS 2027, IW Soroti Anggaran Pendidikan di APBD-P 2026
Cegah Dampak Kabut Asap, FH UNJA dan PT Wirakarya Bagikan 6.000 Masker untuk Mahasiswa
Gugatan Perdata Dua Perusahaan Terhadap RSUD Raden Mattaher Jambi Dinyatakan Cacat Formal
BPJS Upayakan Hak dan Pelayanan yang Sama Kepada Pasien Thalasemia di 12 RS Kota Jambi
Tausiyah Jumat, SAH Minta Kader Gerindra Jadi Pribadi Yang Melayani
Gugatan Perdata Dua Perusahaan Terhadap RSUD Raden Mattaher Jambi Dinyatakan Cacat Formal



