Oleh: Siti Yuni Setiya Armingsih*
Dapat dipahami terlebih dahulu bahwasanya Bank Syariah adalah bank yang dijalankan dengan prinsip hukum islam dalam kegiatan operasional nya. Di indonesia sendiri sudah banyak bank syariah yang berdiri sejak lama namun masyarakat indonesia lebih cenderung menggunakan bank konvensional sebagai sarana mereka dalam bertransaksi perbankan yang dikarenakan mereka beranggapan bahwa bank konvensional lebih efisien dan mudah dalam bertransaksi.
Dengan alasan tersebut sejumlah bank syariah segera melakukan pemasaran yang mana mereka mengenalkan produk di bank syariah kepada para nasabah guna memenuhi tingkat kepuasan para nasabah dalam bertransaksi. Banyak konsep pemasaran yang di gunakan oleh sejumlah bank syariah selama mereka tetap menjalankan Corporate Ethical Edentity ( Identitas Etik Perusahaan),untuk itu sejumlah bank syariah menerapkan sejumlah strategi pemasaran guna menarik minat nasabah agar beralih ke bank syariah.
Nah mari kita bahas strategi pemasaran produk apa saja yang digunakan dalam bank syariah,sebelum itu saya Siti Yuni Setiya Armingsih berasal dari Provinsi Jambi tepatnya di Kota Jambi,saya seorang mahasiswi yang meduduki dunia perkuliahan di Universitas Sultan Thaha Saifuddin Jambi ( UIN STS JAMBI) Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam Prodi Perbankan Syariah. Program studi Perbankan Syariah yang terakreditasi Baik oleh Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT). UIN STS Sendiri berdiri pada tanggal 8 September 1967 yang memiliki Moto Islamic Enterpreneurship yang mana moto tersebut kedepannya akan sangat berguna di era globalisasi.
Pengertian Strategi Pemasaran
Strategi adalah pendekatan (approach) secara keseluruhan yang berkaitan dengan pelaksanaan ide atau gagasan, perencanaan dan eksekusi sebuah aktivitas dalam kurun waktu tertentu.Pemasaran adalah suatu sistem total dari kegiatan bisnis yang dirancang untuk merencanakan, menentukan harga, promosi dan mendistribusikan barang-barang yang dapat memuaskan keinginan dan mencapai pasar sasaran serta tujuan perusahaan. Jadi, strategi pemasaran merupakan tindakan lanjut dari opengenalan pasar yang menyangkut strategi yang akan diterapkan dalam memasarkan produk agar dapat diterima oleh pasar.
Secara umum tujuan pemasaran bank adalah:
1.Memaksimumkan konsumsi atau dengan kata lain memudahkan dan merangsang konsumsi, sehingga dapat menarik nasabah untuk membeli produk yang ditawarkan bank secara berulang-ulang.
4.Memaksimumkan mutu hidup dengan memberikan berbagai kemudahan kepada nasabah dan menciptakan iklim yang efisien.
Bentuk-Bentuk Strategi Pemasaran
1.Produk (Product)
Didalam perbankan syariah produk bank syariah diindonesia dapat dikelompokkan menjadi tiga kelompok:
1)Prinsip Wadiah, dibagi menjadi 2, yaitu: Wadiah yad amanah & Wadiah yad dhamanah.
2) Prinsip Mudharabah.
Berdasarkan aplikasinya , terdiri dari: Tabungan berjangka & Deposito berjangka.
Berdasarkan kewenangan terdiri dari: Mudharabah mutlaqah, Mudharabah muqayadah on balance sheet,Mudharabah muqayadah off balance sheet.
B.Produk penyaluran dana, antara lain:
1) Prinsip jual beli yaitu : Pembiayaan mudharabah, Bai salam, Bai istisna.
2) Prinsip sewa (ijarah).
3) Prinsip bagi hasil (syirkah).
C.Produk jasa yaitu : Al-hiwalah, Gadai (rahn),Al-qardh,Wakalah, Kafalah.
Harga merupakan sejumlah nilai yang harus dibayar konsumen untuk membeli atau menikmati barang atau jasa yang ditawarkan.
3.Tempat dan distribusi (Place)
Strategi distribusi penting dalam upaya perusahaan melayani konsumen tepat waktu dan tepat sasaran. Keterlambatan dalam penyaluran mengakibatkan perusahaan kehilangan waktu dan kualitas barang serta diambilnya kesempatan oleh pesaing. Oleh karena itu perusahaan harus memiliki strategi untuk mencapai target pasar dan menyelenggarakan fungsi distribusi yang berbeda-beda.
4.Promosi (Promotion)
Promosi adalah suatu komunikasi pemasaran, artinya aktivitas pemasaran yang berusaha menyebarkan informasi, mempengaruhi dan meningkatkan pasar sasaran atas perusahaan dan produknya agar bersedia menerima, membeli dan loyal pada produk yang ditawarkan perusahaan yang bersangkutan. Ada 5 jenis kegiatan promosi, yaitu: Periklanan (Advertising),Promosi Penjualan, Publisitas, Penjualan Pribadi (Personal Selling),Orang (People).
Proses ini akan menjadi salah satu bagian yang sangat penting bagi perkembangan perbankan syariah agar dapat menghasilkan produk berupa jasa yang prosesnya bisa berjalan efektif dan efesien, selain itu juga bisa diterima dengan baik oleh nasabah perbankan syariah.
Cara dan bentuk pelayanan kepada nasabah perbankan syariah ini juga merupakan bukti nyata yang seharusnya bisa dianggap sebagai bukti fisik bagi para nasabahnya.
Strategi pemasaran bank syariah merupakan suatu langkah yang harus ditempuh dalam memasarkan produk atau jasa perbankan yang ditunjukan pada peningkatan penjualan. Peningkatan penjualan tersebut diorientasikan pada:
Strategi pasar dapat dilakukan dengan memperhatikan aspek-aspek berikut:
Adapun strategi yang dapat dilakukan oleh perbankan syariah, adalah:
Dalam melakukan pemasaran, bank memiliki beberapa sasaran yang hendak dicapai. Untuk mencapai sasaran tersebut, maka bank perlu:
Dengan diketahuinya kebutuhan dan keinginan nasabah serta lingkungan pemasaran yang mempengaruhinya memudahkan bank untuk melakukan strategi guna merebut hati nasabah.
Guna menerapkan strategi ini bank harus terlebih dulu melakukan analisis pesaing. Analisis ini dijalankan untuk mengetahui kelemahan dan kekuatan pesaing disamping melihat peluang dan serta ancaman yang mungkin akan timbul baik sekarang maupun masa yang akan datang.(*)
Penulis adalah: Mahasiswa Ekonomi dan Bisnis Islam UIN STS Jambi*
Keunggulan Produk Bank Syariah yang Jarang Di Ketahui Oleh Masyarakat
Apa Perbedaan Yang Riil Di Masyarakat Mengenai Perbankan Syariah dan Juga Perbankan Konvensional
Kembalinya Sang Jenderal Versus Melenial dan Gender “ Ramuan Elit Menunju BH 1 ”


Kanwil Kemenkum Beri 'Paham' Pemprov Jambi Soal Jabatan Fungsional di Bidang Hukum

