Strategi Pemasaran Produk Bank Syariah Di Indonesia



Selasa, 08 September 2020 - 17:21:34 WIB



Siti Yuni Setiya Armingsih
Siti Yuni Setiya Armingsih

Oleh: Siti Yuni Setiya Armingsih*

 

 

Dapat dipahami terlebih dahulu bahwasanya Bank Syariah adalah bank yang dijalankan dengan prinsip hukum islam dalam kegiatan operasional nya. Di indonesia sendiri sudah banyak bank syariah yang berdiri sejak lama namun masyarakat indonesia lebih cenderung menggunakan bank konvensional sebagai sarana mereka dalam bertransaksi perbankan yang dikarenakan mereka beranggapan bahwa bank konvensional lebih efisien dan mudah dalam bertransaksi.

Dengan alasan tersebut sejumlah bank syariah segera melakukan pemasaran yang mana mereka mengenalkan produk di bank syariah kepada para nasabah guna memenuhi tingkat kepuasan para nasabah dalam bertransaksi. Banyak konsep pemasaran yang di gunakan oleh sejumlah bank syariah selama mereka tetap menjalankan Corporate Ethical Edentity ( Identitas Etik Perusahaan),untuk itu sejumlah bank syariah menerapkan sejumlah strategi pemasaran guna menarik minat nasabah agar beralih ke bank syariah.

Nah mari kita bahas strategi pemasaran produk apa saja yang digunakan dalam bank syariah,sebelum itu saya Siti Yuni Setiya Armingsih berasal dari Provinsi Jambi tepatnya di Kota Jambi,saya seorang mahasiswi yang meduduki dunia perkuliahan di Universitas Sultan Thaha Saifuddin Jambi ( UIN STS JAMBI) Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam Prodi Perbankan Syariah. Program studi Perbankan Syariah yang terakreditasi Baik oleh Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT). UIN STS Sendiri berdiri pada tanggal 8 September 1967 yang memiliki Moto Islamic Enterpreneurship yang mana moto tersebut kedepannya akan sangat berguna di era globalisasi.

Pengertian Strategi Pemasaran

Strategi adalah pendekatan (approach) secara keseluruhan yang berkaitan dengan pelaksanaan ide atau gagasan, perencanaan dan eksekusi sebuah aktivitas dalam kurun waktu tertentu.Pemasaran adalah suatu sistem total dari kegiatan bisnis yang dirancang untuk merencanakan, menentukan harga, promosi dan mendistribusikan barang-barang yang dapat memuaskan keinginan dan mencapai pasar sasaran serta tujuan perusahaan. Jadi, strategi pemasaran merupakan tindakan lanjut dari opengenalan pasar yang menyangkut strategi yang akan diterapkan dalam memasarkan produk agar dapat diterima oleh pasar.

Secara umum tujuan pemasaran bank adalah:

1.Memaksimumkan konsumsi atau dengan kata lain memudahkan dan merangsang konsumsi, sehingga dapat menarik nasabah untuk membeli produk yang ditawarkan bank secara berulang-ulang.

  1. Memaksimumkan kepuasan konsumen melalui berbagai pelayanan yang di inginkan nasabah.
  2. Memaksimumkan pilihan (ragam produk) dalam arti bank menyediakan berbagai jenis produk bank sehingga nasabah memiliki beragam pilihan pula.

4.Memaksimumkan mutu hidup dengan memberikan berbagai kemudahan kepada nasabah dan menciptakan iklim yang efisien.

Bentuk-Bentuk Strategi Pemasaran

1.Produk (Product)

   Didalam perbankan syariah produk bank syariah diindonesia dapat dikelompokkan menjadi tiga kelompok:

  1. Produk penghimpunan dana, antara lain:

     1)Prinsip Wadiah, dibagi menjadi 2, yaitu: Wadiah yad amanah & Wadiah yad dhamanah.

     2) Prinsip Mudharabah.

Berdasarkan aplikasinya , terdiri dari:  Tabungan berjangka &  Deposito berjangka.

Berdasarkan kewenangan  terdiri dari:  Mudharabah mutlaqah, Mudharabah muqayadah on balance sheet,Mudharabah muqayadah off balance sheet.

B.Produk penyaluran dana, antara lain:

     1) Prinsip jual beli yaitu :  Pembiayaan mudharabah, Bai salam, Bai istisna.

      2) Prinsip sewa (ijarah).

     3) Prinsip bagi hasil (syirkah).

C.Produk jasa yaitu :  Al-hiwalah, Gadai (rahn),Al-qardh,Wakalah, Kafalah.

  1. Harga (Price)

 Harga merupakan sejumlah nilai yang harus dibayar konsumen untuk membeli atau menikmati barang atau jasa yang ditawarkan.

3.Tempat dan distribusi (Place)

 Strategi distribusi penting dalam upaya perusahaan melayani konsumen tepat waktu dan tepat sasaran. Keterlambatan dalam penyaluran mengakibatkan perusahaan kehilangan waktu dan kualitas barang serta diambilnya kesempatan oleh pesaing. Oleh karena itu perusahaan harus memiliki strategi untuk mencapai target pasar dan menyelenggarakan fungsi distribusi yang berbeda-beda.

4.Promosi (Promotion)

 Promosi adalah suatu komunikasi pemasaran, artinya aktivitas pemasaran yang berusaha menyebarkan informasi, mempengaruhi dan meningkatkan pasar sasaran atas perusahaan dan produknya agar bersedia menerima, membeli dan loyal pada produk yang ditawarkan perusahaan yang bersangkutan. Ada 5 jenis kegiatan promosi, yaitu: Periklanan (Advertising),Promosi Penjualan, Publisitas, Penjualan Pribadi (Personal Selling),Orang (People).

  1. Proses (Process)

 Proses ini akan menjadi salah satu bagian yang sangat penting bagi perkembangan perbankan syariah agar dapat menghasilkan produk berupa jasa yang prosesnya bisa berjalan efektif dan efesien, selain itu juga bisa diterima dengan baik oleh nasabah perbankan syariah.

  1. Bukti Fisik (Phisical Evidence)

 Cara dan bentuk pelayanan kepada nasabah perbankan syariah ini juga merupakan bukti nyata yang seharusnya bisa dianggap sebagai bukti fisik bagi para nasabahnya.

Strategi pemasaran bank syariah merupakan suatu langkah yang harus ditempuh dalam memasarkan produk atau jasa perbankan yang ditunjukan pada peningkatan penjualan. Peningkatan penjualan tersebut diorientasikan pada:

  1. Produk funding (pengumpulan data)
  2. Orientasi pada pelanggan
  3. Peningkatan mutu layanan
  4. Meningkatkan fee based income

   Strategi pasar dapat dilakukan dengan memperhatikan aspek-aspek berikut:

  1. Pelanggan atau fokus pada segmen bank syariah
  2. Prioritas layanan dan penentuan harga barang/jasa
  3. Preferensi wilayah pasar
  4. Saluran distribusi
  5. Image dan kondisi perusahaan bank syariah

     Adapun strategi yang dapat dilakukan oleh perbankan syariah, adalah:

  1. komunikasi eksternal baik dalam rangka edukasi prinsip syariah maupun produk-produk yang ditawarkan.
  2. Menciptakan efesiensi melalui inovasi produk dan inovasi proses.
  3. Mengembangan budaya syariah sebagai salah satu usaha menuju good corporate governance.
  4. Penawaran berbagai produk perbankan syariah.
  5. Jaminan keamanan.

 Dalam melakukan pemasaran, bank memiliki beberapa sasaran yang hendak dicapai. Untuk mencapai sasaran tersebut, maka bank perlu:

  1. Menciptakan produk yang sesuai dengan keinginan dan kebutuhan nasabahnya.
  2. Memberikan nilai lebih terhadap produk yang ditawarkan dibandingkan dengan produk pesaing.
  3. Menciptakan produk yang memberikan keuntungan dan keamanan terhadap produknya.
  4. Memberikan imformasi yang benar-benar dibutuhkan nasabah dalam hal keuangannya pada saat dibutuhkan.
  5. Memberikan pelayanan yang maksimal mulai dari calon nasabah menjadi nasabah bank yang bersangkutan.
  6. Berusaha menarik minat konsumen untuk menjadi nasabah bank.
  7. Berusaha untuk mempertahankan nasabah yang lama dan berusaha mencari nasabah baru baik dari segi jumlah maupun kualitas nasabah.

Dengan diketahuinya kebutuhan dan keinginan nasabah serta lingkungan pemasaran yang mempengaruhinya memudahkan bank untuk melakukan strategi guna merebut hati nasabah.

Guna menerapkan strategi ini bank harus terlebih dulu melakukan analisis pesaing. Analisis ini dijalankan untuk mengetahui kelemahan dan kekuatan pesaing disamping melihat peluang dan serta ancaman yang mungkin akan timbul baik sekarang maupun masa yang akan datang.(*)

 

 

Penulis adalah: Mahasiswa Ekonomi dan Bisnis Islam UIN STS Jambi*



Artikel Rekomendasi