Perkuat Sistem Merit, Kakanwil Kemenkum Jambi Buka Uji Kompetensi Manajerial dan Sosio Kultural ASN



Selasa, 05 Mei 2026 - 18:04:50 WIB



JAMBERITA.COM - Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum (Kanwil Kemenkum) Jambi, Jonson Siagian, resmi membuka kegiatan Penilaian Kompetensi Manajerial dan Sosio Kultural Tahun Anggaran 2026, Selasa (5/5/2026).

Kegiatan ini bertujuan untuk memetakan sekaligus memperkuat kapasitas sumber daya manusia (SDM) di lingkungan instansi tersebut yang bekerja sama dengan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Hukum dan direncanakan berlangsung selama dua hari, mulai tanggal 5 hingga 6 Mei 2026.

Jonson Siagian menegaskan bahwa penilaian kompetensi ini bukan sekadar rutinitas administratif, melainkan instrumen krusial dalam mendukung penerapan sistem merit. Penempatan pegawai yang tepat sesuai keahlian (the right man on the right place) menjadi target utama dari penilaian ini.

"Penilaian kompetensi ini menjadi langkah strategis untuk memastikan penempatan pegawai sesuai dengan kompetensi yang dimiliki. Dengan begitu, kinerja organisasi dapat ditingkatkan secara optimal," ujar Jonson di hadapan para peserta.

Pembukaan kegiatan ini turut dihadiri oleh Kepala Pusat Penilaian Kompetensi BPSDM Hukum, Eva Gantini, serta tim asesor ahli utama dan madya. Kehadiran tim ahli ini guna memastikan proses penilaian berjalan secara objektif dan standar nasional.

Adapun rangkaian penilaian dilakukan secara terstruktur dan komprehensif, meliputi beberapa tahapan penting, yaitu Tes Potensi atau mengukur kemampuan kognitif dasar. Analisis Kasus untuk menguji kemampuan pengambilan keputusan dan penyelesaian masalah. Wawancara Kompetensi guna pendalaman aspek manajerial serta perilaku sosial kultural peserta.

Melalui pemetaan ini, Kanwil Kemenkum Jambi berharap dapat memiliki data akurat sebagai dasar pengambilan kebijakan pengembangan SDM di masa depan. Langkah ini selaras dengan upaya pemerintah dalam mewujudkan birokrasi yang profesional, adaptif, serta memiliki daya saing tinggi dalam memberikan pelayanan publik.

Seluruh peserta, baik dari jajaran pejabat manajerial maupun non-manajerial, diinstruksikan untuk mengikuti tahapan ini dengan maksimal demi hasil pemetaan yang valid dan bermanfaat bagi kemajuan organisasi.(afm)





Artikel Rekomendasi