Sinergi Alumni! UNJA & Pemkot Sungai Penuh Perkuat Kolaborasi SDM, Siapkan Dokter Spesialis Daerah



Selasa, 05 Mei 2026 - 18:20:08 WIB



JAMBERITA.COM - Universitas Jambi (UNJA) terus memperluas jejaring strategis dengan pemerintah daerah guna mendorong peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM). Kali ini, Fakultas Hukum (FH) UNJA sukses menggelar Kuliah Umum sekaligus penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) dengan Pemerintah Kota Sungai Penuh di Gedung Unifac UNJA Mendalo, Kamis (30/04/2026).

Kegiatan bertajuk “Membangun Kota, Merawat Amanah: Seni Kepemimpinan di Tengah Dinamika Politik Modern” ini terasa istimewa karena menghadirkan Wali Kota Sungai Penuh, Alfin, S.H., yang merupakan alumni FH UNJA angkatan 1997 sebagai narasumber utama.

Rektor UNJA, Prof. Helmi, memberikan apresiasi tinggi atas kepedulian Alfin terhadap almamater. Momentum ini dimanfaatkan Prof. Helmi untuk menginisiasi penguatan tenaga kesehatan di daerah melalui Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) yang tengah dikembangkan UNJA.

“Kami mengharapkan dukungan Pemkot Sungai Penuh karena UNJA berkomitmen meningkatkan SDM daerah. Khusus terkait PPDS, dukungan kepala daerah sangat krusial melalui rekomendasi tertulis. Tujuannya agar peserta yang lulus wajib kembali dan mengabdi di daerah asal demi memenuhi kebutuhan dokter spesialis secara bertahap,” tegas Prof. Helmi.

Dekan Fakultas Hukum UNJA, Dr. Hartati, S.H., M.H., menekankan bahwa pencapaian Tri Dharma Perguruan Tinggi (Pendidikan, Penelitian, dan Pengabdian) tidak akan maksimal tanpa sokongan mitra luar. ?“Kami tidak bisa bekerja maksimal hanya di lingkup internal. Melalui silaturahmi ini, kita petakan apa yang bisa universitas bantu untuk pembangunan Sungai Penuh dan bagaimana pemerintah daerah mendukung kemajuan akademik kita bersama,” ujar Dr. Hartati.

Wali Kota Sungai Penuh, Alfin, S.H., mengaku emosional saat kembali ke "rumah akademik" tempatnya menimba ilmu. Ia menegaskan bahwa jabatan yang ia emban saat ini berpijak pada tiga pilar amanah utama: konstitusi, masyarakat, dan almamater.

“Seorang kepala daerah harus mampu beradaptasi dengan perubahan teknologi dan informasi yang cepat. Saya instruksikan seluruh jajaran SKPD untuk segera menindaklanjuti MoU ini agar tantangan pembangunan di Sungai Penuh dapat teratasi dengan bantuan pemikiran dari pakar-pakar di UNJA,” kata Alfin.

Kerja sama ini mencakup berbagai sektor vital, mulai dari kesehatan, ekonomi, pariwisata, pertanian, hingga tata kelola pemerintahan dan pengelolaan aset daerah. Hadir dalam acara tersebut para pimpinan unit kerja di lingkungan UNJA serta jajaran SKPD Pemerintah Kota Sungai Penuh. Kolaborasi ini diharapkan menjadi pilot project bagi sinergi antara alumni yang menjabat sebagai kepala daerah dengan almamater untuk kemajuan Provinsi Jambi.(afm)





Artikel Rekomendasi