JAMBERITA.COM - Setelah pengesahan APBD 2017 lalu, Kusnindar pernah menghubunginya untuk bertemu.
Pertemuan itu dilakukan di Rumah Dinas. Kusnindar sendiri ketika bertemu di Rumah Dinas itu hanya berdua dengan dirinya.
"Disana dirinya hanya menyebutkan bahwa jatah uang ketuk palu itu kurang. Hanya sampai disana, bahkan saya baru tahu bahwa Kusnindar yang menyebarkan uang tersebut saat itu," katanya, Selasa (14/1/2020).
BACA: Kaget Baru Dilantik Jadi Gubernur Diminta Uang Ketok Palu, Zola Bingung Mau Cari Kemana
Ia mengatakan, untuk uang yang didapat sendiri, Zola mengakui tidak mengetahui bagaimana cara Apif Firmansyah dan Dodi Irawan mendapatkan uang dari para kontraktor.
Termasuk berapa banyak besaran yang didapat dari tiap kontraktor.
BACA: Musa Effendi Tak Hadir, Zumi Zola Bersama 10 Pengusaha Jambi Bersaksi di Sidang Effendi Dkk
Dirinya juga tidak tahu bagaimana teknis membagikan uang tersebut.
"Keputusan itu saya sadar salah, tetapi itu adalah pilihan yang dihadapkan kepadanya dan harus diambil. Karena jika tidak disahkan APBD, maka masyarakat yang akan dirugikan," ujarnya. (am)
Motivasi Gubernur di Wisuda ke-III UBR Jambi : Buka Fakultas Kedokteran
Wagub Resmi Lantik Pejabat Pemprov Jambi, Berikut Nama-namanya
Kronologis OTT KPK Dalam Kasus Suap Direktur RSUD : Tak Ingin Jabatannya Diganti
Kaget Baru Dilantik Jadi Gubernur Diminta Uang Ketok Palu, Zola Bingung Mau Cari Kemana
Musa Effendi Tak Hadir, Zumi Zola Bersama 10 Pengusaha Jambi Bersaksi di Sidang Effendi Dkk
Zumi Zola Bersama Sejumlah Kontraktor Kakap Jambi Dihadirkan di Sidang Effendi Hatta Dkk
Kemenkum Jambi Ikuti Virtual ‘Policy Talks 2026’ Kanwil Riau
