JAMBERITA.COM - Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kabupaten Batanghari, Ny. Zulva Fadhil, menyampaikan pesan penting dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional (HAN) ke-40.
Dalam imbauannya, beliau menekankan pentingnya peran aktif orang tua dan masyarakat dalam melindungi generasi muda dari berbagai ancaman modern seperti penyalahgunaan narkoba, judi online, hingga kenakalan remaja.
Mengusung tema "Sayangi Anak, Lindungi dan Bangun Masa Depan", Zulva Fadhil menegaskan bahwa anak merupakan amanah berharga dari Allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa, yang wajib dicintai, dijaga, dan dilindungi hak-hak dasarnya.
"Anak bukanlah hanya objek dalam perlindungan, tetapi juga merupakan subjek dalam pembangunan. Kita sebagai orang tua wajib menjaga anak kita supaya tumbuh kembangnya bisa optimal, tidak hanya fisik dan mental, tetapi juga sosial," ujar Ny. Zulva Fadhil, melalui video resmi Pemkab Batang Hari, Kamis (23/7/2026).
Menurut Zulva, tantangan pengasuhan anak saat ini semakin kompleks. Oleh karena itu, orang tua dituntut tidak hanya berfokus pada kesehatan fisik anak, tetapi juga pada pembentukan mental dan sosial yang sehat. Beliau menyoroti tiga ancaman utama yang perlu diwaspadai oleh setiap keluarga. Yaitu, penyalahgunaan narkoba karena merusak kesehatan, saraf otak, serta masa depan anak.
Selanjutnya, judi online. Maraknya akses digital yang berpotensi memicu kecanduan dan merusak moral anak sejak dini. Kemudin, Kenakalan Remaja, atau perilaku menyimpang akibat kurangnya ruang berekspresi yang positif dan pengawasan lingkungan.
Untuk membentengi anak dari ancaman tersebut, berikut langkah-langkah edukatif yang perlu diterapkan oleh orang tua. Pendidikan Karakter dan Agama, dengan menanamkan nilai akhlak mulia dan budi pekerti luhur sejak dini sebagai landasan moral anak.
Pengawasan literasi digital, memantau penggunaan gawai (gadget) anak secara bijak agar terhindar dari bahaya judi online dan konten negatif dan komunikasi empatis, dalam mengembangkan pola komunikasi dua arah yang terbuka agar anak merasa nyaman untuk bercerita dan meminta nasihat.
Kemudian, pendampingan tumbuh kembang dalam memastikan kebutuhan gizi, kesehatan mental, serta interaksi sosial anak berjalan dengan seimbang. Mengakhiri pernyataannya, Ny. Zulva Fadhil mengutip pesan tokoh pendidikan sebagai pengingat bagi seluruh masyarakat.
"Ingat kata tokoh pendidikan mengatakan: 'Anak bukanlah hanya pemimpin masa depan, tetapi pencetak generasi bangsa dari sejak sekarang," tuturnya. Diharapkan melalui momentum Hari Anak Nasional ini, seluruh elemen masyarakat Kabupaten Batanghari dapat bersinergi dalam melahirkan generasi penerus bangsa yang berakhlak mulia, berbudi pekerti luhur, sehat, dan cerdas.(afm)
HAN Ke-40 : Ketua TP-PKK Batang Hari Minta Orang Tua Lindungi Anak dari Narkoba dan Judi Online
Kanwil Kemenkum Jambi Periksa Terlapor Dugaan Pelanggaran Hak Cipta Batik Tebo dan Sultan Thaha
Kadiv Yankum 'Turun Gunung' : Dari Pengasawan Idikasi Geografis hingga Racik Kopi Arabika Koerintji
Perkuat Sentra Kekayaan Intelektual : Kadiv Yankum dan Ketua STIE Sakti Alam Kerici Teken PKS
Perkuat Perlindungan KI UMKM, Kanwil Kemenkum Jambi Gandeng Polres Kerinci
Gairahkan Olahraga & UMKM, Bupati Fadhil Arief Resmi Tutup Liga Voli Batang Hari SuPer TANGGUH 2026
Polda Jambi Serahkan 3 Tersangka dan BB Dugaan Korupsi DAK SMK TA 2022 ke JPU



