PDIP Persoalkan Data Pemilih Merangin Dan Batanghari karena Alasan Ini



Sabtu, 01 September 2018 - 09:18:59 WIB



Akmaluddin
Akmaluddin

JAMBERITA.COM- Pleno terbuka rekapitulasi penetapan Daftar Pemilih Tetap (DPT) Pemilu 2019 di Hotel Abadi Grand Jumat malam (31/8/2018) berlangsung alot.  Soalnya data pemilih hasil rekapitulasi dipersoalkan sejumlah peserta pleno.

Salah satunya dari Akmaluddin, utusan dari DPD PDI Perjuangan Provinsi Jambi. Ia menyoroti penurunan data pemilih di Sungai Tebal Merangin dan pemilih SAD Batanghari. "Kita melihat ada penurunan pemilih di Sungai Tebal dan SAD Batanghari. Kami pikir ini perlu penjelasan dari KPU," ujarnya.

Akmal mengatakan di Sungai Tebal jumlah penduduk berada pada kisaran  15 ribu orang. Data ini haris dicek untuk memastikan berapa jumlah pemilih yang bisa menggunakan hak pilihnya pada Pemilu nanti.

"Pada Pemilu 2014 dalu penduduk sungai tebal bertambah hampir 15 ribu. Dari jumlah itu kita tidak tau mana yang tambahan dan yang tidak," ungkapnya.

Kemudian persoalan SAD yang tersebar di Batin 24, Bajubang dan beberapa daerah lainnnya. Data Pilgub Jambi pemilih SAD berjumlah 1,8 ribu pengguna hak pilih dan sekarang berkurang drastis.

"Batin 24, Bajubang ini harus tuntas. Pada pemilu 2015 itu berjumlah 1,8 ribu. Kenapa sekarang sedikit dan ada yang sudah tidak masuk," teganya.

Untuk itu,  dirinya meminta komitmen KPU untuk serius menyelesaikan data tersebut. Menurutnya, KPU harus duduk bersama karena persoalan pemilih ini mengakut hak seseorang.  "Saya katakan, ini bukan persoalannya regulasi, tapi adakah keinginan KPU untuk sama-sama melakukan singkronisasi untuk menyelesaikan ini," pungkasnya.(sm)



Artikel Rekomendasi