JAMBERITA.COM - Wakapolda Jambi, Brigjen Pol. Achmad Haydar menghadiri rapat koordinasi terkait polemik batu bara bersama PLT Gubernur Fachrori Umar dan instasi terkait di Ruang Utama Kantor Gubernur, Senin (13/8/2018).
Dikatakannya, permasalahan batubara ini adalah pengangkutan batubara yang tidak sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan. Masyarakat menuntut agar angkutan batubara ini melintas sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan.
“Kita semua mengetahui, kejadian di Kumpeh hari Minggu kemarin, penyebabnya adalah angkutan batubara melintas di luar jadwal yang telah ditentukan, sehingga menyebabkan kemacetan, ditambah lagi dengan adanya pekerjaan peerbaikan jalan raya,” katanya.
Haydar menjelaskan, angkutan batubara ini harus menaati jadwal yang telah ditentukan, yaitu dari pukul 18.00 WIB sampai dengan 06.00 WIB, dengan didukung oleh Dinas Perhubungan masing-masing kabupaten memasang rambu-rambu yang sesuai aturan terkait pengangkutan batubara.
“Pemerintah Kabupaten juga harus membuat kantong-kantong parkir untuk angkutan batubara ini. Jadi, jika sudah bukan jadwalnya melintas, angkutan batubara ini bisa langsung masuk ke dalam kantong-kantong parkir yang telah disediakan, sehingga pengangkutan batubara ini bisa berjalan dengan tertib,” pungkasnya.(afm)
Pasca Kerusuhan Warga Kumpeh Vs Sopir Batu Bara, Begini Kata Fachrori
Tak Punya Izin Usaha, Pemkot Surati Pemilik Gedung Putih Grand Kemas
Viral Nanda yang Tak Berdaya Ingin Bersekolah, Kadinkes Batanghari Bilang Begini
Perkuat Pelaporan - Program Kekayaan Intelektual, Kadiv Yankum Jambi Datangi DJKI Kemenkum RI


