Ratusan Pegawai Pemprov Jambi Kedapatan Tidak Memakai Atribut Lengkap



Senin, 20 Juni 2022 - 11:00:58 WIB



Gubernur Jambi Al Haris saat Mengecek Atribut Para Pegawainya, Senin (20/6/2022).
Gubernur Jambi Al Haris saat Mengecek Atribut Para Pegawainya, Senin (20/6/2022).

JAMBERITA.COM- Ratusan pegawai di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jambi kena hukuman dari Gubernur Jambi, Al Haris, Senin (20/06/2022).

Ratusan pegawai dari berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) ini, kena hukuman lantaran tidak menggunakan atribut lengkap saat upacara kedisiplinan di halaman kantor Gubernur Jambi yang langsung dipimpin Al Haris.

Ratusan pegawai yang tidak menggunakan topi, ikat pinggang, sepatu tidak bertali dan tidak ada id card, barisannya pun dipisahkan. Pantauan media ini saat apel Kedisiplinan, Al Haris sebelum memberikan amanat upacara mengintruksikan kepala OPD mendampingi pegawainya masing-masing.

Setelah itu, meminta kepala OPD mengabsen pegawainya yang hadir apel, serta meminta pegawai yang tidak beratribut lengkap untuk membentuk barisan baru.

Kemudian Al Haris melakukan pengecekan terhadap pegawai yang tidak beratribut lengkap itu, lalu meminta kepala OPD nya untuk membeli atribut pegawainya tersebut. "Yang tidak lengkap, sepatu atau topi, atau perlengkapannya, Kadisnya atau kepala bironya yang harus beli," sebutnya.

Al Haris menegaskan ia sengaja melihat kedisiplinan ASN dan kelengkapan atribut yang digunakan, karena sebagai abdi negara harus mempunyai kesadaran dan tanggungjawab terhadap status pegawai yang bertugas melayani masyarakat.

"Ini apel kedisiplinan dan kesadaran nasional, kita ini ASN yang bekerja untuk negara. Ketika pakai baju PDH baju kuning kaki, maka segala atribut yang melekat sesuai dengan Permendagri maka bapak ibu harus patuhi aturan itu semua, karena itu menyangkut harkat dan martabat ASN dan baju kebesaran ASN," ujarnya.

"Sadari kita ini ASN yang harus jiwa disiplin, kita ini melayani masyarakat, kalau penampilan kita tidak disiplin bagai mana kita meyakinkan masyarakat. Yang belum lengkap, bulan depan kita kembali apel, kalau masih tidak disiplin, maka ada sanksi yang diberikan," tegasnya.(afm)





Artikel Rekomendasi