Oleh: Yuliani. S*
MukoMuko merupakan salah satu kabupaten di provinsi Bengkulu. MukoMuko adalah pemekaran dari kabupaten Bengkulu Utara. Kabupaten MukoMuko berdiri pada tanggal 25 februari 2003 dengan dasar UU RI Nomor 3 tahun 2003 yang dilandasi atas pertimbangan strategis wilayahnya yang bermuara pada pengembangan wilayah dan pengoptimalisasi pembangunan daerah sendiri. MukoMuko memiliki 15 kecamatan diantaranya adalah V Koto, XIV Koto, Air Dikit, Air Manjuto, Air Rami, Ipuh, Kota MukoMuko, Lubuk Pinang, Malim Deman, Penarik, Pondok Suguh, Selagan Raya, Sungai Rumbai,Teramang Jaya, dan Teras Terunjam dan memiliki 148 desa.
Letak daerah MukoMuko sendiri yaitu sebelah utara Kabupaten Pesisir Selatan, sebelah timur Kabupaten Kerinci, sebelah selatan Kabupaten Bengkulu utara, dan sebelah barat Samudra Hindia. Dengan motto daerahnya adalah” Kampuang Sakti Rantauh Batuah”.
MukoMuko memiliki 2 sungai yang terkenal yaitu sungai Air Manjuto dan Selagan. Karena dua sungai tersebut membuat daerah MukoMuko terkenal dengan potensi alamnya yaitu Lokan, Lokan merupakan hewan bertulang lunak ( mollucus) sejenis kerang berwarna hitam yang hidup didasar sungai. Dan konon katanya Lokan merupakan kasur empuk saaat buaya tidur disungai.
Kabupaten MukoMuko yang terkenal akan potensi alamnya yaitu kerang Lokan. Lokan diolah menjadi rendang Lokan atau dalam bahasa masyarakat MukoMuko sendiri dikenal dengan sebutan Samba Lokan. Kuliner ini merupakan salah satu kuliner warisan nenek moyang orang MukoMuko yang menjadi kuliner turun-temurun yang dilestarikan masyarakat MukoMuko.
Samba Lokan merupakan makan yang diolah dengan cara merebus terlebih dahulu Lokan, lalu masak dengan santan yang telah dicampurkan rempah-rempah seperti lengkuas, jahe, kunyit, cabe, bawang putih, bawang merah, serai, daun salam serta penyedap rasa dimasak sampai kental dan kering. Samba Lokan yang memiliki cita rasa gurih dan sangat cocok disantap dengan nasi panas.
Kuliner Samba Lokan menjadi salah satu makanan khas Kabupaten MukoMuko yang wajib untuk anda cicipi jika anda berkunjung ke Kabupaten MukoMuko. tradisi memasak Samba Lokan ini biasanya diadakannnya acara – acara keagamaan seperti yasinan dan thalil, Hari besar islam seperti Idulfitri dan Iduladha. Masyarakat MukoMuko tetap mempertahankan cara masak Samba Lokan yang tradisional dan tetap mempertahankan rasa dari zaman dulu hingga sekarang.
Semakin berkembangnya teknologi membuat Samba Lokan berkembang sangat pesat, membuat peluang yang sangat besar bagi masyarakat MukoMuko untuk mengembangkan kuliner Samba Lokan tidak hanya dikenal di daerah MukoMuko namun juga terkenal diseluruh Indonesia. Kesempatan ini dimanfaatkan sangat baik oleh salah satu putra daerah MukoMuko yang bernama Oswari mengembangkan UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah) Samba Lokan.
Oswari mengatakan alasannya membuka dan mengembangkan UMKM Samba Lokan adalah sebagai putra daerah MukoMuko harus melestraikan kuliner turun temurun dari nenek moyang orang MukoMuko dan membuka lapangan perkerjaan bagi masyarakat MukoMuko. Beliau mengatakan bahwa “Samba Lokan tidak hanya digemari oleh masyarakat MukoMuko namun juga di gemari oleh orang luar daerah MukoMuko”
Sejak saat itu beliau mengembangkan UMKM Samba Lokan mulai dari tahun 2012 memulai usaha Samba Lokan khasnya untuk di perjualbelikan dengan modal awal membuka usaha Rp 1.000.000 dan belum memiliki karyawan karena permintaan yang semakin meningkat Membuat Oswari mengembangkan lagi UMKMnya.
Awal membuka usaha sangat tidak mulus Oswari mengatakan bahwa “ Pernah pertama merintis usaha Samba Lokan beliau pernah memasak satu kuali besar Samba Lokan, namun tidak ada yang membeli”, namun beliau tidak pantang menyerah dan karena kegigihannya membuat usahanya tak sia-sia. Sekarang beliau telah memiliki 7 orang karyawan, dan dapat memproduksi 30 kilo Samba Lokan dalam seminggu. Dengan harga ¼ kilogram dengan harga Rp 35.000 biasanya pada hari raya idulfitri dan Iduladha bisa mendapat keuntungan 2 kali lipat dari hari biasanya.
Pada 2013 beliau resmi mendapat (SIUP) Surat Izin Usaha perdagangan kecil dengan Nomor 503/4507/ KTPST/SIUP/II/2013 dari Kantor pelayanan terpadu satu pintu dengan nama UMKM Oswari Food. UMKM Samba Lokan Oswari Food telah teruji kehalalnya dengan adanya Sertifikat kehalal produk dengan No: 11100001100614 yang dikeluarkan oleh Majelis Ulama Indonesia Provinsi Bengkulu. Dengan UMKM yang telah didirikannya beliau mendapat bantuan pemerintah berupa alat masak yang menunjangnya untuk memasak kuliner Samba Lokan.
Usaha kuliner Samba Lokan yang dirintisnya juga bersaing dengan masakan Kabupaten MukoMuko lainnya seperti Samba sangun Hiu, Gulai Cuk Maang, Gulai Lokan cah pisang Mudo serta makanan modern lainnya. Namun karena semangat putra daerah MukoMuko, bapak Oswari membuat Samba Lokan semakin eksis, untuk tetap mempertahakan kuliner Samba Lokan tersebut beliau mengikuti kontes kuliner makanan daerah dan memdapatkan juara 3, serta mengikuti Festival Perikanan Nusantara dalam rangka HARKANNAS( Hari Ikan Nasional) di Jakarta pada tanggal 22 November 2015 yang dihadiri oleh Menteri Perikanan saat itu yakni Ibu Susi PudjiAstusti.
Kendala banjir dan air pasang sungai membuat sulitnya didapatkannnya Kerang Lokan sebagai bahan dasar utama kuliner Samba Lokan. Untuk mengatasi hal tersebut, maka Lokan tidak hanya dipasok dari daerah MukoMuko saja namun juga dari daerah luar MukoMuko, agar kuliner Samba Lokan tetap bisa diproduksi dan dinikmati para pencita kuliner Samba Lokan.
Adanya Covid-19 (Corona Virus D -19) yang melanda dunia yang pertama kali ditemukan di wilayah Wuhan, Cina pada akhir tahun 2020 yang sudah memakan banyak korban jiwa. Tidak hanya di Cina, Indonesia juga terkena dampak dari virus covid-19. Pada awal tahun 2020 tepatnya pada bulan maret banyak warga perkotaan yang terinfeksi covid -19.
Pandemi membuat pemerintah melakukan kebijakan PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar). Kebijakan ini diterbitkan oleh Kementerian Kesehatan dalam rangka untuk mempercepat penanganan Covid-19 diberbagai daerah yang ada di Indonesia. PSBB tersebut sangat berdampak pada beberapa sektor ekonomi salah satunya sangat berpengaruh pada UMKM.
Contohnya pada UMKM Samba Lokan Oswari food yang dimiliki oleh pak Oswari. Karena pandemi saat ini menjadi kendala produksi dan pendistribusian Samba Lokan keluar daerah MukoMuko terhenti seperti sulitnya mendapatkan bahan baku yaitu Samba Lokan namun, beliau bisa melewati masa-masa sulit Dimasa pandemi. Ada beberapa tips yang beliau terapkan beliau agar penjualan produk Samba Lokan tetap Eksis dimasa pandemi diantaranya:
-Tetap Fokus Pada Produk
Tetap fokus pada produk yang akan diproduksi menjadi salah satu tantangan dimasa pandemi, dengan tetap fokus maka tujuan pemasaran akan tercapai dengan baik sesuai dengan target pemasaran yang telah dibuat salah satunya dengan tetap mempertahankan ciri khas produk melalui rasa Samba lokan yang gurih dan banyak dibeli oleh masyarakat daerah MukoMuko dan luar daerah MukoMuko sebagai buah tangan jika anda berkunjung di MukoMuko.
- Promosi
Di zaman sekarang ini dengan kemajuan teknologi yang semakin pesat membuat promosi makan dan minuman dapat dengan mudah untuk dijangkau dengan mudah oleh masyarakat. Kesempatan ini dimanfaatkan dengan baik oleh UMKM kuliner Samba Lokan Oswari Food dengan mempromosikan produknya di media masa seperti koran dan majalah media informasi seperti WhatsApp,Facebook,dan Istagram. Tidak hanya itu inovasi dalam pengepakan produk juga menjadi jalan promosi, agar produk tersebut dapat diingat oleh masyarakat.
- Maksimalkan Layanan Online
Pada saat pandemi ini masyarakat cenderung menghabiskan waktunya bermain media sosial, nah dengan cara ini kita bisa memaksimalkan promosi produk Samba Lokan melaui media masa. Dengan cara ini membuat Samba Lokan akan dilirik oleh penikmat media sosial untuk mencicipi dan membeli Produk Samba Lokan.
- Empati
Promosi dan penjualan secara daring pada saat pandemi, empati dari sang penjual menjadi salah satu yang akan dilirik oleh konsumen. Misalnya saat didistribusikan produk Samba Lokan ke pelanggan sebelum produk sampai ketangan pelanggan, kita harus mengecek suhu tubuh pelanggan dan menanganjurkan pelanggan untuk mencuci tangan atau menggunakan hand sanitizer agar tetap terjaga dari kuman dan virus.tak hanya itu perlunya mengadakan kelas tentang kebersihan dan kehalal produk yang nantinya dapat dipertanggungjawabkan.(*)
Penulis adalah: Mahasiswa Ekonomi dan Bisnis Islam UIN STS Jambi*


Kanwil Kemenkum Beri 'Paham' Pemprov Jambi Soal Jabatan Fungsional di Bidang Hukum

