JAMBERITA.COM - Hasil visum dan olah tempat kejadian perkara (TKP) pemuda gantung diri, inisal AS di Desa Muntialo, Betara, Tanjung Jabung Barat, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan.
Kapolsek Betara AKP S. Harefa kepada awak media menuturkan jika AS murni bunuh diri.
AS (16) merupakan warga Desa Aek Nabara Kecamatan Marancar Kabupaten Tapanuli Selatan, Provinsi Sumatra Utara. Dari informasi yang berhasil dihimpun, AS merupakan warga pendatang yang baru sekitar sebulan menginjakkan kakinya di Tanjabbar.
"Dari hasil pemeriksaan olah TKP dan dari hasil pemeriksaan visum luar oleh Dokter puskesmas Betara tidak ada ditemukan tanda tanda kekerasan," terang Kapolsek Betara, AKP S Harefa, kepada wartawan, Kamis (13/2/20).
Karena tidak ditemukan tanda tanda kekerasan, pihak keluarga, kata Kapolsek, meminta tidak dilakukan otopsi. Korban AS, atas permintaan dari pihak keluarga, langsung dimakamkan di wilayah Kecamatan Betara.
Seperti diketahui, korban ditemukan oleh masyarakat pada Rabu tanggal 12 Februari 2020 sekira pukul 07.30 Wib di area kebun kelapa sawit milik salah satu warga, tepatnya di RT. 06 Dusun Karya Lestari 2 Desa Muntialo Kecamatan Betara Kabupaten Tanjab Barat.
Korban, AS ditemukan dalam keadaaan tergantung pada sebuah pohon karet di area kebun milik warga dengan leher tergantung menggunakan baju kaos warna hitam putih yang dikenakannya hari itu untuk terakhir kalinya sebelum akhirnya meghembuskan napas terakhir. (Henky)
Kebakaran di Pematang Gajah Muaro Jambi Berhasil Dipadamkan, 4 HA Lahan Hangus!
Kualitas Udara Sangat Tidak Sehat : Wali Kota Jambi Perpanjang PJJ hingga 9 September
Kebakaran Lahan Kembali Terjang Pematang Gajah Muaro Jambi, Api Disebut Merembet ke Kebun Karet
Tak Bayar Pasangon, 91 Orang AncamEksekusi Barang Milik PT Graha
BNNK Tanjabtim Mengirim Delapan Orang Pasien Rehab Ke Luar Provinsi
Kualitas Udara Sangat Tidak Sehat : Wali Kota Jambi Perpanjang PJJ hingga 9 September



