JAMBERITA.COM- Kabut asap yang pekat pagi ini memaksa Pemerintah Kota (Pemkot) Jambi mengambil kebijakan untuk memulangkan siswa lebih awal.
Dalam rilis yang dikeluarkan Humas Pemkot Jambi, berdasarkan data Air Qualiity Monitoring System (AQMS) Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Jambi, trend kualitas udara dalam 6 jam terakhir berfluktuasi berada dalam kondisi DIATAS BAKU MUTU, kategori Berbahaya.
“Berdasarkan hasil koordinasi DLH Kota Jambi, Dinkes Kota Jambi dan Disdik Kota Jambi, untuk ini disampaikan bahwa Kepala Sekolah SD Dan SMP Sederajat, dapat mengambil kebijakan memulangkan siswa lebih awal,” kata Kabag HumasKota Jambi, Abu Bakar dalam keterangan tertulisnya.
Pihak sekolah diminta aktif melakukan pemantauan kondisi udara melalui data realtime AQMS / DLHD Kota Jambi, yang direlease Dinas Pendidikan Kota Jambi dan Humas Pemerintah Kota Jambi melalui saluran-saluran komunikasi, seperti sambungan telpon, pesan singkat WhatsApp, Media Sosial maupun Media Massa.
Kebijakan tersebut diatas, diambil dengan memperhatikan kondisi udara sebagaimana amanat Maklumat Walikota Jambi, Nomor : 180/179 /HKU/2019, Tentang Antisipasi Dampak Kabut Asap.(*/sm)
Perkuat Sinergi, Bupati Fadhil Arief Hadiri Rapat Kesiapsiagaan Karhutla
BMKG Jambi Rilis Prediksi Musim 2026: Kemarau Tahun Ini Lebih Kering Dan Lebih Panjang
WWF Indonesia Wujudkan Konservasi Inklusif Lewat Restorasi Berbasis Masyarakat di Lanskap TNBT
Pagi Ini, Kabut Asap Makin Pekat, Kualitas Udara Kota Jambi Masuk Kategori Berbahaya
AJI Kecam Intimidasi Oknum PT EBN Terhadap Jurnalis yang Liput Aksi Protes Pedagang Angsoduo
Prihatin dengan Video Perkelahian Siswa SMPN 1, KFA: Sekolah Harus Berikan Penguatan Moral
Pesan Wagub Sani Saat Lepas 444 JCH BTH 20, Sempurnakan Rukun Haji, Doakan Jambi dari Tanah Suci


