JAMBERITA.COM- Pagi ini kabut asap di Kota Jambi terasa makin pekat. Berdasarkan pantauan kami dari pukul 06.00 hingga pukul 07.00 pagi ini hanya sekitar 500 meter saja. Bahkan, saat melakukan perjalanan, mata terasa pedih. Kabut asap pagi ini terasa lebih tebal dalam seminggu terakhir.
Tidak hanya itu, asap juga terasa di dalam rumah. Bau asap menyengat masuk dari ventilasi meski pintu tertutup. Meski berada di rumah mata tetap terasa perih.
Rupanya tingkat indeks standar pencemaran udara (Ispu) di Kota Jambi pagi ini ini masuk kategori berbahaya bagi kesehatan.
Berdasarkan data Air Quality Monitoring Systim (AQMS) milik Dinas Lingkungan Hidup Kota Jambi, yang dirilis Humas Pemkot Jambi, data realtime pukul 06.30 wib tanggal 16 Oktober 2019. Parameter PM2.5 nilai konsentrasi 1128. Diatas baku mutu. Kategori Berbahaya.
Bahkan, data terbaru pukul pukul 07.00 wib Parameter PM2.5 nilai 1360. Diatas baku mutu. Kategori Berbahaya. "Naik lagi jam 7 ini," kata Abu Bakar, Kabag Humas Kota Jambi.
Sehari sebelumnya Pemkot Jambi sudah mengambil kebijakan meliburkan anak TK/PAUD. sementara untuk SD dan SMP jam masuk diperlambat menjadi 8.30.(sm)
Siaga di Tengah Kepungan Asap : RSUD Raden Mattaher Terjunkan Nakes & Ambulance ke Posko Karhutla
Cegah Dampak Kabut Asap, Dinkes Jambi Turun ke Jalan Bagikan 10.000 Masker & Buka Posko Kesehatan
Alarm Bahaya Udara Jambi Menyala, AQI 644, PM2.5 Nyaris 400 : Malam Ini Tembus Level Berbahaya
AJI Kecam Intimidasi Oknum PT EBN Terhadap Jurnalis yang Liput Aksi Protes Pedagang Angsoduo
Prihatin dengan Video Perkelahian Siswa SMPN 1, KFA: Sekolah Harus Berikan Penguatan Moral
Jilid II : Mahasiswa Kembali Datangi DPRD Jambi Bawa Tuntutan & Pertanyakan Rp30 M untuk Karhutla
