JAMBERITA.COM - Asap kembali menyelimuti langit Kota Kualatungkal, Tanjungjabung Barat, Jambi, Kamis (10/10/19).
Warga pun sebagian terlihat terpaksa menggunakan masker. Munculnya kembali kabut asap diduga kuat berasal dari asap kiriman.
Pasalnya, penjelasan dari dinas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tanjab Barat sejumlah titik api sudah tak tampak lagi dari pantauan satelit.
Dedi, warga Kualatungkal mengaku cukup terganggu dengan kondisi udara yang kembali tak sehat ini, mata peeih dan pernapasan te terganggu.
"Muncul lagi asapnya, padahal sudah lumayan lama asapnya raib, apa lagi sudah sempat turun hujan beberapa kali," ujar Warga Tungkal Ilir itu, Kamis (10/10/19).
“Kasian anak anak yang pergi sekolah dan yang lagi aktivitas di luar ruangan rawan kena ISPA," timpal warga lainnya, Yanto, menyesalkan kemunculan kabut asap.
Kepala BPBD Tanjab Barat, H Kosasih, dikonfirmasi awak media, memastikan, jika wilayah Tanjab Barat nihil tidak ada titik api
“Munculnya kabut asap ini kemungkinan kabut ini berasal dari asap kiriman dari wilayah Kabupten Tanjab Timur, Muaro Jambi dan Batang Hari,” terang Kosasih.
Berdasarkan pantauan Sensor Modis (Satelit Terra & Aqua) dan Suomi NPP (Tingkat Kepercayaan >50%), kata Kosasih, tertanggal 09 Oktober 2019 jam 19.00 WIB s/d tanggal 10 Oktober 2019 jam 06.00 WIB di Wilayah Provinsi Jambi terdapat 20 (dua puluh) titik panas, yang meliputi Kabupaten Muaro Jambi 15 titik panas, Kabupaten Tanjung Jabung Timur 4 titik panas dan Kabupaten Batanghari 1 titik panas. (Henky)
Kanwil Kemenkum Jambi Bahas Perubahan Atas Perda Pajak dan Retribusi Daerah Tanjabbar
Bupati Anwar Sadat: Pariwara Kreatif, Perkuat Pesan Budaya Antikorupsi Tata Kelola Pemerintahan
Bupati Anwar Sadat Lantik Puluhan Pejabat Penting di Lingkup Pemkab Tanjab Barat
Tanjabbar Buka Lowongan CPNS dan P3K, Ini Pesan Kepala BKPSDM
Raih WTP dari BPK, Bupati Safrial Terima Piagam dari Kemenkeu
Al Haris Ingatkan OPD Pemprov Jambi Jangan Terlena Atas Predikat WTP 14 Kali Berturut



