JAMBERITA.COM - Majelis Pimpinan Wilayah (MPW) Pemuda Pancasila Provinsi Jambi mendesak Presiden RI melalui Menteri Lingkungan Hidup untuk mencabut izin perusahaan yang terlibat atas terjadinya Karhutla di area wilayah kerjanya.
"Pemegang hak atau izin bertanggungjawab atas terjadinya Karhutla," ungkap Sekwil MPW PP Tofan Junaidi setelah melihat kondisi di wilayah konsesi PT BEP di Kumpeh Ilir Kabupaten Muaro Jambi, Sabtu (21/9/2019).
Sebelumnya mereka dari Kota Jambi menuju ke lokasi sekitar 13.30 WIB. Tiba disana masuk ke area Karhutla itu sekitar pukul 14.00 WIB tapi suasana seperti sudah jam 19.00 WIB malam.
Menurutnya, kejadian sudah memberikan dampak yang luar biasa. Dimana, data dari Dinas Kesehatan kota Jambi jumlah penderita ISPA sudah hampir 20 ribu orang.
"Aktivitas jadi terganggu jam belajar mengajar dari tingkat PAUD, SD, SMP SMA dan Universitas di provinsi Jambi sudah mulai diliburkan," ungkapnya.
Perekonomian juga terganggu akibat kualitas udara di kota Jambi khususnya sudah memasuki status berbahaya 802 PM 2,5 realtime data jam 10.00 WIB tanggal 20 September 2019. Itu berdasarkan data Pemkot Jambi.
"Kepada Gubernur Jambi dan aparat penegak hukum agar melakukan tindakan tegas kepada perusahaan yang diduga sengaja ataupun tidak sengaja melakukan kebakaran hutan di lahan kawasan izin usaha mereka," tegasnya.
Sesuai dengan UU nomor 41 pasal 49 tahun 1999 tentang kehutanan yang berbunyi pemegang hak atau izin bertanggung jawab atas terjadinya kebakaran di area kerjanya.
"Perusahaan seharusnya bertanggungjawab atas segala sesuatu yang terjadi di area konsesi hutan yang dimiliki perusahaan dan pihak perusahaan menanggulangi kebakaran di dalam area operasional perusahaan," pintanya.
Selanjutnya, mereka mengucapkan terima kasih kepada tim karhutla Provinsi Jambi dibawah kendali bapak Danrem/042 Gapu dan Kapolda Jambi beserta anggota dan para relawan yang berjibaku dalam memadamkan api yang terjadi di Provinsi Jambi.
"Do'a kami menyertai para pejuangan pemadam kebakaran hutan dan lahan di Provinsi Jambi," pungkasnya.(afm)
Perkuat Sinergi, Bupati Fadhil Arief Hadiri Rapat Kesiapsiagaan Karhutla
BMKG Jambi Rilis Prediksi Musim 2026: Kemarau Tahun Ini Lebih Kering Dan Lebih Panjang
WWF Indonesia Wujudkan Konservasi Inklusif Lewat Restorasi Berbasis Masyarakat di Lanskap TNBT
Akibat Karhutla, Langit Di Kumpeh Muaro Jambi Berwarna Merah, Siang Hari Bak Suasana Magrib
Zuhry Akbar Pimpin Himpunan Mahasiswa Pelajar Merangin Jambi
AJI Gelar Pelatihan Pengecekan Fakta di 20 Kota, Jambi Ikut Ambil Bagian
Pesan Wagub Sani Saat Lepas 444 JCH BTH 20, Sempurnakan Rukun Haji, Doakan Jambi dari Tanah Suci


