JAMBERITA.COM - Terjadi tawuran antara pelajar SMKN 5 Desa Puding dengan SMA Negeri 7 Seponjen Kecamatan Kumpeh Kabupaten Muaro Jambi Provinsi Jambi. Peristiwa tersebut terjadi sekira pukul 09.30 WIB Rabu tadi pagi (29/8/2018).
Ketua LSM IPB Edi mengatakan, menurut informasi yang dia terima kejadian itu berawal saling ejek di media sosial (Medsos) Facebook dan WhatsApp.
Ini kemudian memancing penyerangan yang dilakukan oleh siswa SMK Negeri 5 Desa puding terhadap SMA Negeri 7 Desa Sponjen.
"Statement dari ketua OSIS SMA Negeri 7 Teguh Maulana siswa SMK Negeri 5 mencaci-maki dan menempati siswa SMA Negeri 7 sehingga menyulitkan siswa SMA 7 maka terjadilah keributan atau tawuran," tiru Edi kepada Jamberita.com.

Setelah mendapat informasi dari pihak sekolah, SMA Negeri 7 segera menghubungi pihak kepolisian yaitu Polsek Kumpeh untuk dilakukan pengamanan.
"Harapan dari ketua OSIS SMA Negeri 7, agar permasalahan ini segera diproses secara hukum agar tidak terulang lagi kemudian hari," jelasnya.
Kondisi saat ini sudah aman dan kondusif. Karna siswa SMAN 7 yang tadinya berkumpul didepan sekolah sudah dibubarkan oleh aparat kepolisian. "Untuk berjaga jaga pihak kepolisian masih standby dilokasi," pungkasnya.(afm)
Mahasiswa STISIP NH Tanggapi Soal Sosialisasi Perlindungan Anak, Begini Harapannya
Ratusan Pelajar SMAN 6 Jambi Gelar Aksi Demo, Ini Tuntutannya
Gelar Sosialisasi Perlindungan Anak di STISIP NH, Begini Kata Kabid Hukum Kemenkum HAM Jambi
Akhirnya 5 Temenggung SAD dari Air Hitam Diterima Asisten III Pemprov Jambi, Ini Tuntutannya
Soal Surat 5 Temenggung, Begini Kata Karo Humas Provinsi Jambi
Kapolda Jambi Patroli Udara Pantau Titik Rawan Karhutla di Wilayah Provinsi Jambi


