JAMBERITA.COM - Ratusan Pelajar SMA Negeri 6 Kota Jambi menggelar aksi demo menolak pergantian Kepala Sekolah (Kepsek) dari pihak luar dan meminta adanya fasilitas baru untuk segera dipenuhi, Rabu (29/8/2018).
Pelajar menginginkan jabatan pelaksana tugas Kepsek tetap dipimpin oleh guru di sekolah itu.
Karena menurut mereka masih banyak guru yang memenuhi syarat sebagai Kepsek.
Berdasarkan pantauan, dalam menyampaikan aspirasi mereka juga membentang spanduk sebagai bukti penolakan tersebut bahkan membakar ban namun berhasil dihalau oleh pihak sekolah.
Pelajar juga mendesak fasilitas baru seperti setiap organisasi wajib memiliki ruangan. Lalu simulasi ujian nasional sampai 3 kali, sarana dan prasarana UNBK harus lengkap tanpa meminjam dari pihak luar dan tanpa adanya pungutan lainnya.
Berikutnya, program beasiswa harus digencarkan serta sekolah harus menghapuskan uang pungutan komite dan uang-uang lainnya.
"Bahkan sudah tiga tahun sekolah tak melakukan kegiatan pentas seni. Silahkan masuk Kepala Sekolah baru tapi penuhi beberapa aspirasi kami," ungkap seorang pelajar dalam orasinnya.
Bahkan Pelajar mengancam apabila dalam waktu satu bulan kedepan aspirasi tersebut tak dipenuhi oleh pihak terkait, pelajar akan melakukan orasi lanjutan. Pelajar enggan untuk membubarkan diri dan tetap melakukan orasi lanjutan.
"Tunggu akibatnya," tegasnya.
Kordinator Pengawas SMA Dinas Pendidikan Provinsi Jambi, Adi Trino mengatakan tuntutan tersebut bukan-lah untuk Kepala sekolah baru melainkan tuntutan untuk Kepala Dinas.
Karena saat ini Gubernur Jambi bukanlah definitif namun pelaksana tugas, maka jabatan kepala sekolah juga di jabat Pelaksana tugas. Kepada pelajar, Adi Triono menjanjikan mengawal tuntutan tersebut.
"Terhitung 1 September ini Kepsek sudah pensiun. Tuntutan ini akan disampaikan ke Kepala Dinas," jelasnya.
Kepala Sekolah SMA Negeri 6 Kota Jambi, Khairil Amri menyatakan sejauh ini pihak sekolah belum menerima surat pergantian ataupun penunjukan pelaksana tugas Kepsek dari Dinas Pendidikan Provinsi Jambi.
"Bahkan dari lisan pun belum menerima surat pergantian kepala sekolah. Pelajar ingin pelaksana tugas dari guru disini. Memang ada guru disini yang memenuhi syarat sebagai Kepsek dan pernah dinominasikan sebagai Kepsek SMA Titian Teras," pungkas Khairil.
Di tengah aksi yang dilakukan ratusan pelajar mendapatkan pengawalan yang ketat dari petugas keamanan.(afm)
Gelar Sosialisasi Perlindungan Anak di STISIP NH, Begini Kata Kabid Hukum Kemenkum HAM Jambi
Akhirnya 5 Temenggung SAD dari Air Hitam Diterima Asisten III Pemprov Jambi, Ini Tuntutannya
Soal Surat 5 Temenggung, Begini Kata Karo Humas Provinsi Jambi
Kirim Surat Ke Pemprov Jambi tapi Tak Direspon, 5 Temenggung Datangi Kantor Gubernur
Soal Pembangunan Arena Road Race, Fasha Masih Rahasiakan Tempatnya
Kapolda Jambi Patroli Udara Pantau Titik Rawan Karhutla di Wilayah Provinsi Jambi


