Soal Kantor GoJek Disegel, Fasha: Bentuk Usaha Yang Merugikan Masyarakat Tutup Saja!



Selasa, 21 Agustus 2018 - 14:20:14 WIB



Penyegelan Kantor Gojek beberapa waktu lalu
Penyegelan Kantor Gojek beberapa waktu lalu

 

JAMBERITA.COM - Sekitar dua minggu yang lalu tepatnya pada tanggal 9 Agustus 2018 lalu, Kantor Gojek yang berada di Cempaka Putih disegel oleh 36 komunitas Forum Lintas Komunitas Driver Online.

Dalam hal tersebut, Walikota Jambi Syarif Fasha juga ikut angkat suara mengenai hal ini.

Fasha mengatakan jika PT. Gojek Indonesia ketika masuk ke Kota Jambi tidak pernah sama sekali melapor ke jajaran Pemkot.

"Mereka masuk tidak mengatakan salam terhadap kami. Tidak pernah audiensi juga, tidak pernah melibatkan kami, dan tiba-tiba langsung masuk saja kesini," katanya kepada Jamberita.com, Senin (21/8/2018).

Mendapati laporan pembredelan kantor Gojek, dirinya setuju akan hal tersebut dan menganggap ini merupakan suatu bentuk usaha yang bisa merugikan masyarakat.

"Saya tidak bisa berkomentar banyak mengenai masalah online-online. Saya sudah intruksikan kepada Dinas Perhubungan (Dishub) segala bentuk usaha yang merugikan masyarakat tutup saja. Sepanjang tidak ada kontribusi buat kedaerahan mending ditutup saja," tegasnya.

"Kami juga tidak tahu mengenai siapa pengemudinya, siapa penggerak operatornya juga kita tidak tahu kecuali angkot kita sudah punya daftarnya," tambahnya.

Untuk diketahui kembali, adanya aksi pembredelan kantor Gojek ini berawal atas beberapa tuntutan, yakni kembalikan skema insentif ke awal dengan bonus Rp300.000,- (point 7,9,12), meminta transformasi terhadap putus mitra (PM)/Suspen, peninjauan kembali terhadap akun PM, dan tolak migrasi Vendor PM. (Cpm)



Artikel Rekomendasi