JAMBERITA.COM - Wakil Gubernur Fachrori Umar menghadiri Musyawarah Ikatan Keluarga Bungo Jambi (IKBJ) IV Periode 2018-2022, di Gedung Grand Kemas, Telanaipura Jambi, Sabtu (24/03/2018).
Tema musyawarah "Dengan Musyawarah Kita Eratkan Persaudaraan, Kita Jalin Kebersamaan dan Kita Satukan Suara untuk Jambi yang Berkeadilan."
Fachrori Umar sekaligus Penasehat Ikatan Keluarga Bungo Jambi (IKBJ) dalam sambutannya menekankan bagi pengurus IKBJ yang terpilih dapat bersikap jujur dan adil dalam melaksanakan tugas.
"Saya berpesan agar para pengurus dan peserta musyawarah hendaknya melakukan refleksi tujuan pembentukan dan peran organisasi IKBJ ini, sudah berapa besar kontribusi dan manfaat yang telah diberikan bagi anggota terhadap pembangunan di Provinsi Jambi," papar Fachrori
Fachrori pinta IKBJ segera merumuskanp program-program kedepan yang lebih baik dan berpihak kepada kepentingan anggota IKBJ, masyarakat dan daerah, agar silaturahmi selalu terjaga dan berpihak untuk masalah sosial dan kesejahteraan bersama.
"Siapapun yang terpilih nantinya agar dapat menjalankan amanah yang telah diberikan sesuai aturan yang berlaku dan ajaran agama. Dalam melaksanakan tugas nanti terang Fachrori, juga sesuai ajaran agama apapun itu diharuskan jujur dan adil.
"Teladani cara nabi. Ada 4 pelajaran yang bisa kita amalkan yaitu Siddiq artinya jujur dan sangat baik dalam pekerjaan maupun perkataan. Kedua amanah, artinya dapat dipercaya. Ketiga Tabligh, artinya menyampaikan sesuatu dengan baik, dan keempat Fathonah artinya harus cerdas," jelasnya.
Sementara itu, Ketua Umum IKBJ Idham Kholid menjelaskan semenjak dirinya dilantik menjadi Ketua Umum IKBJ pada tahun 2006 yang lalu, sudah banyak program yang dilaksanakan dan berharap agar dapat diteruskan dan ditingkatkan.
"Kami memimpin IKBJ sudah dua periode, menurut ART harus ada pergantian agar organisasi ini bisa berjalan dengan baik dan lebih maju lagi. Organisasi IKBJ bertujuan untuk meningkatkan tali silaturrahmi antara keluarga asal Bungo yang berada di Jambi. Menurut data base yang dulu kami data ada 8.000 KK warga keturunan Bungo yang berada di Kota Jambi," kata Idham.
Turut serta pada kesempatan ini, sesepuh masyarakat Bungo, mantan Bupati Bungo H.Hasan, H.Abdul Mutalib dan masyarakat Bungo yang bermodisili di Kota Jambi, serta para undangan lainnya.(afm)
Wali Kota Jambi Peringatkan ASN Jangan Ngonten-Live saat Jam Kerja, Ancam Copot Kepala OPD Malas
Bijak Namun Tegas! Rektor UNJA: Benahi Sampah Kota Jambi demi Publik, Bukan Pilgub
Atasi Polemik Sampah, Pemkot Jambi Setop Sementara Pembongkaran TPS dan Siapkan Subsidi Silang
Pimpin Sidak Pengambilan Sampel Sarden, Budidaya Sisir Toko-Toko di Kota Jambi
Tabliq Akbar Bersama Ustadz Arifin Ilham, Kapolri: Jambi Provinsi yang Paling Aman di Indonesia
Gubernur Al Haris Desak Hasil Audit Forensik Bank Jambi Ditindaklanjuti ke Penegak Hukum


