Tim Investigasi Uji Balistik Pistol G-2 Combat Usut Peluru Nyasar di UNP



Jumat, 05 Juni 2026 - 16:15:04 WIB



Foto : Tim Investigasi/ist/jmb.
Foto : Tim Investigasi/ist/jmb.

JAMBERITA.COM - Tim Investigasi menggelar uji balistik lapangan terhadap senjata api jenis Pistol G-2 Combat di Lapangan Tembak Lanud Sutan Sjahrir, Padang, Jumat (5/6/2026). Pengujian ini dilakukan untuk mengungkap fakta dan mengusut tuntas insiden munisi (peluru) nyasar yang terjadi di lingkungan Universitas Negeri Padang (UNP).

Dalam uji balistik tersebut, tim menggunakan munisi kaliber 9 mm jenis 1-TJ produksi PT Pindad. Pengujian difokuskan pada pengukuran kemampuan jarak capai senjata dengan menerapkan beberapa variasi sudut elevasi tembakan. Langkah ini diambil guna memperoleh data empiris mengenai karakteristik lintasan proyektil, jarak tempuh, serta potensi capaian maksimum peluru.

Kapendam XX/Tuanku Imam Bonjol, Kolonel Kav Taufiq, S.Sos., M.M., menegaskan bahwa seluruh data yang diperoleh dari uji lapangan ini akan langsung dikorelasikan dengan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), pemeriksaan teknis, dan keterangan saksi yang telah dihimpun sebelumnya.

"Hasil pengujian ini akan menjadi salah satu bahan utama dalam penyusunan laporan investigasi. Kami memastikan setiap kesimpulan yang diambil didasarkan pada data faktual, analisis ilmiah, bukti teknis yang valid, serta rasa keadilan," ujar Kolonel Kav Taufiq di Padang, Jumat (5/6/2026).

Pemilihan Lapangan Tembak Lanud Sutan Sjahrir sebagai lokasi uji balistik didasarkan pada pertimbangan ketat aspek keamanan, keselamatan, dan kelayakan area. Seluruh rangkaian pengujian berjalan di bawah pengawasan ketat personel yang berkompeten di bidang persenjataan dan investigasi teknis.

Melalui pendekatan berbasis sains balistik ini, Tim Investigasi berkomitmen membangun gambaran komprehensif dan objektif mengenai faktor-faktor penyebab insiden tersebut.

Pihak Kodam XX/Tuanku Imam Bonjol mengimbau masyarakat untuk memberikan kepercayaan penuh kepada tim yang sedang bekerja secara profesional. Hasil akhir dari investigasi ini nantinya akan dijadikan dasar pengambilan keputusan serta evaluasi menyeluruh guna mencegah insiden serupa terulang kembali di masa depan.(afm)





Artikel Rekomendasi