Viral, Warga Sungai Gelam Gelar Aksi Lepas Lele di 'Wisata' 1000 Lubang



Rabu, 01 April 2026 - 13:19:33 WIB



Foto : Tangkap Layar Unggahan Tri Permata Sary di Facebook.
Foto : Tangkap Layar Unggahan Tri Permata Sary di Facebook.

JAMBERITA.COM - Puluhan warga Desa Talang Belido, Kecamatan Sungai Gelam, melakukan aksi protes unik sekaligus menyindir pemerintah dengan melepas bibit ikan lele ke dalam kubangan jalan yang rusak parah. Aksi damai yang melintasi jalur Talang Belido menuju Ladang Panjang ini viral di media sosial setelah diunggah oleh akun Facebook Tri Permata Sari pada awal pekan ini.

Dalam unggahan yang telah disukai lebih dari 750 pengguna dan dibagikan puluhan kali tersebut, terlihat warga memanfaatkan lubang-lubang besar yang tergenang air layaknya kolam pemancingan mendadak. Warga menyebut kondisi infrastruktur di wilayah mereka dengan sindiran pedas sebagai "Wisata 1000 Lubang".

Aksi ini merupakan puncak kekesalan masyarakat terhadap kondisi jalan yang kian memprihatinkan dan dianggap membahayakan pengguna jalan. Perwakilan warga menyatakan bahwa langkah ini diambil agar aspirasi mereka didengar oleh pemegang kebijakan.

"Semoga masyarakatnya semakin kompak. Protes akan terus dilakukan hingga pihak terkait memberikan solusi," tulis akun Try Permatasari dalam unggahannya.

Warga juga mempertanyakan lambannya respons pemerintah daerah dalam menangani kerusakan infrastruktur tersebut. Mereka merasa selama ini suara mereka tidak didengar jika tidak melalui aksi yang viral di jagat maya.

"Kalau sudah begini siapa yang disalahkan? Apakah harus viral dulu baru ada tindakan?" pungkas unggahan tersebut.

Hingga saat ini, unggahan video aksi lepas lele tersebut terus dibanjiri ratusan komentar dari netizen yang mayoritas mendukung langkah warga dan mendesak Pemerintah Kabupaten maupun Provinsi untuk segera turun tangan.

Masyarakat berharap aksi 'sentilan' ini membuahkan hasil nyata berupa perbaikan jalan permanen, mengingat jalur Talang Belido - Ladang Panjang merupakan urat nadi perekonomian warga sekitar yang kini sulit dilalui kendaraan.(afm)





Artikel Rekomendasi