JAMBERITA.COM- Ketua Satuan Tugas Koordinasi dan Supervisi Pencegahan Korupsi KPK Wilayah I
Maruli Tua Manurung mengatakan ada enam kunci keberhasilan pencegahan korupsi pada Pemerintah Daerah.
Hal tersebut disampaikannya pada saat persentase dalam Rapat Koordinasi pencegahan korupsi terkait Perencanaan dan penganggaran APBD se-Provinsi Jambi. Di Rumah Dinas Gubernur Jambi. Kamis (6/4/23).
Maruli mengajak semua Pemerintah Provinsi dan pemerintah Kabupaten/Kota untuk mencegah korupsi dalam perencanaan dan penyusunan APBD ini sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Dirinya, kembali mengingat ada tujuh bentuk korupsi yang sangat rawan dalam pengelolaan APBD. Katanya dahulu pernah kejadian di Pemerintahan Provinsi Jambi.
Yang pertama kerawanan nya adalah korupsi yang menyebabkan kerugian keuangan negara, karena APBD adalah uang negara, rencana penganggaran ini rawan bila terjadi penyalahgunaan kewenangan.
"Ada juga yang gratifikasi yang dianggap suap dan pemerasan, dan kami mengingatkan kembali pada minggu lalu KPK sudah mengirimkan surat kepada Pemda yang mengingatkan resiko gratifikasi yang dianggap suap menjelang hari raya, kalau bisa dihindari," katanya, saat memaparkan materi. Kamis (6/4/23).
Lebih lanjut, katanya gratifikasi yang dianggap suap ini sanksi nya berat minimal 4 tahun maksimal 20 tahun bahkan seumur hidup dan denda minimal 1 Miliar.
"Kalau bisa kita hindari, kita tidak bisa tolak, kita terima dan laporkan kalau tidak dilaporkan akan mendapatkan sanksi yang berat," jelasnya.
Disisi lain ada 6 kunci keberhasilan pencegahan korupsi pada Pemerintah Daerah yaitu pertama komitmen pemimpin di eksekutif dan legislatif, kedua profesionalisme sumber daya manusia (ASN), ketiga sistem yang berintegritas dan terintegrasi.
Ke empat pengawasan dan pengaduan (SPIP) kelima, reward and punishment dan ke enam partisipasi publik dan stakeholder.
"Kami tidak akan bosan-bosannya mengingat kepada bapak/ibu sekalian , dalam rangka melaksanakan tugas kami untuk mencegah, mengkoordinasikan dan monitor pemberantasan korupsi, kami terus bergerak ke daerah dan kami bersyukur makin banyak mitra kami di daerah, mulai dari masyarakat maupun tim penyuluh korupsi," pungkasnya. (Tna)
Pengen Cari Takjil saat Ngabuburit, Pastikan Dulu Kondisi Motornya
Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Jambi Janji Akan Cover Anak dan Keluarga Stunting
Apresiasi Konsumen Setia Oli Yamalube, Yamaha Hadirkan Gebyar Hadiah Sobek Label Yamalube
Ketua DPRD Edi Purwanto Minta Kementerian Cermati Upah Honorer
SAH Minta Pemerintah Jamin Ketersedian Bahan Pokok Selama Ramadhan
Buka Rakor Pencegahan Korupsi Bersama KPK, Abdullah Sani : Kita Siap Bantu dan Bersinergi
Akselerasi Jambi Bebas Korupsi, Gubernur Bentuk Tim Perluasan Desa Antikorupsi!


