Harga BBM Naik masyarakat Indonesia setuju atau tidak?



Senin, 21 November 2022 - 10:07:43 WIB



Oleh: Mia mandari Putri*

 

 

 

Banyak sekali permasalahan yang terjadi saat masyarakat mengetahui harga BBM naik ada yang menerima tentang keputusan kenaikan harga BBM tersebut tatapi adan juga sebagian masyarakat masih banyak yang tidak menerima keputusan tersebut. Pemerintah telah resmi menaikan harga tiga jenis BBM mulai sabtu (3/9/2022) pukul 14.30 WIB. Perinciannya, harga pertalite naik Rp 7.650 menjadi Rp 10.000 per liter, solar naik dari Rp 5.150 menjadi 6.800 per liter, dan pertamax naik dari RP12.500 menjadi Rp 14.500 per liter.

Kenaikain harga BBM akan berdampak pada harga kebutuhan pokok lainnya, sehingga harga kebutuhan masyarakat akan bertambah. Karena itu, masyarakat menolak tegas kenaikan harga BBM. sehinga masyarakat merasakan kenaikan BBM meresahkan bagi mereka hingga masyarakat melakukan demonstrasi. Aksi demonstrasi dilakukan masyarakat dengan harapan pihak pemerintah dapat revisi kebijakan yang telah ditetapkan.

Kemudian dampak harga kenaikan BBM dapat dirasalan oleh mahasiswa karena mahasiswa akan berpikir panjang untuk berpergian ke tempat yang satu ke tempat yang lainnya kemudian bagi mahsiswa yang mengunakan ojek online juga harus mengeluarkan kocek yang lebih dalam karena tarif ojek online naik mengimbangi bahan bakarnya

Untuk menanggapi masalah ini tentunya mahasasiswa tidak diam saja mereka akan melakukan aksi yang sama seperti masayarakat yaitu melakukan aksi demo karena, mahasiswa mempunyai hak asasi manusia jika mahasiswa tersebut tidak setuju maka akan dilakukannya aksi demo tersebut karena bangsa indonesia membutihkan untuk genarasi penerusnya adalah mahasiswa itu sendiri.

Mahasiswa berdiri paling depan untuk mengerakkan perubahan ke arah yang lebih baik karana itu lah mahasiswa harus menyampaikan pendapatnya agar pemerintah segara memberi solusi relevan dan menyeluruh agar tidak ada salah satu pihak yang merasa merugikan.

Apakah setelah masyarakat dan mahasiswa melakukan demo untuk mengutarakan pendapat sudah di dengar oleh presiden jika sudah apakah presiden mendengarkan isi hati rakyat? Nah untuk permasalahan ini presiden sudah mendengarkan dan sudah diterima aksi demo mereka dikarenakan pak jokowi tidak bisa menemui massa pada aksi demo mahasiswa tersebut dikarena kan presiden menerima duta besar kanada. Presiden menanggapi dengan tenang soal unjuk rasa menolak penyesuaian harga bahan bakar minyak sampai saat ini harga minyak masih tetap naik.

Jika kenaikan BBM sudah dinaikan dan sudah berupaya unjuk rasa tetapi alhasil BBM masih tetap naik maka masyarakat tidak lain dan tidak pula harus pasrah menerima kenyataan, masyarakat harus berhemat terhadap minyak seperti jika kita setiap hari keluar mengunakan motor untuk jalan-jalan maka kurangi lah berpergian. tidak masalah berpergian tetapi dengan keadaan kita saat ini dengan kenaikan harga BBM naik maka berhemat-hemat lah dalam mengatur keuangan dikelurga maupun pribadi. Semoga tidak ada lagi harga BBM naik pada masa pendatang.(*)


Penulis : mahasiswa Poltekkes kemenkes jambi*



Artikel Rekomendasi