JAMBERITA.COM - Mahasiswa yang tergabung dalam Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) melakukan aksi didepan Gedung DPRD Provinsi Jambi. Selasa, (30/9/2022).
Aksi ini sebagai penolakan isu kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) yang dikabarkan akan naik pada bulan September mendatang.
"Kami menolak kenaikan harga BBM ini, karena akan berdampak besar kepada ekonomi masyarakat," kata Koordinator Aksi, Muhammad Imam Arifin.
Mahasiswa membentangkan spanduk penolakan rencana kenaikan BBM yang dinilai mahasiswa tidak pro rakyat. Para mahasiswa menuntut bisa bertemu dengan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Jambi.
Selain penolakan terhadap rencana kenaikan harga BBM, mahasiswa juga menuntut upaya Pemerintah Provinsi Jambi dalam menurunkan inflasi.
Mahasiswa juga meminta pemerintah provinsi Jambi menertibkan angkutan batubara, yang mereka nilai hingga saat ini belum ada wujud nyata. (sap)
Lindungi Daya Beli Masyarakat, SAH Minta Pemerintah Kaji Ulang Rencana Kenaikan BBM Bersubsidi
Optimalisasi Gas di Era Transisi Mendukung Pembangunan Berkelanjutan
Perkuat Kerja Sama antar Pegawai, PLN UPDK Jambi Gelar Employee Gathering
Wakil Ketua DPRD Provinsi Jambi : Ranperda Batubara Tidak Bisa Ditolak Kemenhub
DPRD Ungkap Ranperda Angkutan Batubara Pemprov Jambi Terancam Ditolak Kemenhub
Akselerasi Jambi Bebas Korupsi, Gubernur Bentuk Tim Perluasan Desa Antikorupsi!


