JAMBERITA.COM - APBD Batanghari saat ini termasuk kategori terendah. Bukan hanya karena imbas pandemi Covid-19, tetapi juga karena adanya hutang dari anggaran sebelumnya yang tidak terbayar. Setidaknya dari awal itulah yang harus dihadapi oleh Mhd. Fadhil Arief selaku Bupati.
Untuk dapat menyehatkan kembali APBD pada tahun depan, Bupati mengambil langkah-langkah penuh resiko. Salah satunya dengan merumahkan tenaga honorer yang ada.
"Jumlah honorer kita saat ini mencapai 4.093 orang. Hampir sebanding dengan jumlah PNS yang ada. Ini kalau kita anggap semuanya masuk kantor, malahan salah satu dinas itu kekurangan kursi tempat duduk," katanya.
Ia mengatakan, hal ini mau tak mau harus dilakukan untuk kembali membuat APBD Batanghari kembali normal. Jika tidak begitu, setiap tahun akan tetap seperti ini. Memang berat, namun hal ini tetap harus dilakukan.
"Kita ibaratkan dengan minum jamu. Pahit diawal, namun tujuannya untuk kesehatan setelahnya. Bukan hanya honorer, beberapa kegiatan dan pembelanjaan juga mau tidak mau terpaksa harus di pangkas dengan kondisi saat ini," ujarnya.
"Dengan ini dilakukan, targetnya tahun depan APBD sudah normal kembali. Jadi tidak ada lagi kemudian masalah muncul seperti hutang yang tak mampu dibayar pada anggaran sebelumnya," tandasnya. (am)
Mahasiswa Kukerta Dorong Bupati Masnah Tuntaskan 1,8 Km Agar Jalan Terhubung
Atasi Susah Sinyal, Masnah Janji Bangun Tower Untuk Sungai Terap
Kelelahan Bertugas, Satgas TMMD Tertidur Beralaskan Karung Bekas
Bupati dan Dandim Turun Bantu Satgas Pasang Galar Untuk Jalan TMMD
Aspirasi Warga Agar 1,8 Km Lagi Untuk Tembus Sungai Gelam Bisa Dituntaskan
Pesan Wagub Sani Saat Lepas 444 JCH BTH 20, Sempurnakan Rukun Haji, Doakan Jambi dari Tanah Suci


