JAMBERITA.COM - Sebelumnya, Walikota Jambi Syarif Fasha mengatakan bahwa mantan pasien Covid-19 tidak menjadi prioritas untuk dilakukan suntik vaksinasi.
Namun diketahui bahwa Fasha telah menerima suntikan vaksin. Ia melakukan tes titer antibodi terlebih dahulu.Ternyata titer antibodinya sudah berada pada kondisi 0%.
Untuk diketahui bahwa kondisi tersebut sama seperti masyarakat yang mudah terinfeksi Covid-19. Sehingga sudah diperbolehkan untuk menerima suntikan vaksin Covid-19.
"Berdasarkan aturan yang baru dikeluarkan oleh kementerian kesehatan, bahwa penyintas Covid-19 sudah diperbolehkan untuk di vaksin, " ujar Fasha, Senin (22/02/2021).
Fasha menyebutkan dirinya sudah melakukan vaksinasi yang pertama. Dan akan kembali disuntik 10 hari kedepan untuk mendapatkan vaksinasi kedua.
Fasha menjelaskan bahwa setelah divaksin dirinya tidak merasakan ada gejala apapun. Hanya saja rasa lapar begitu tinggi terasa perbedaannya usai vaksinasi.
"Mungkin saya maklumilah. Karena begitu vaksin dimasukkan, antibodi bereaksi menjadikan tubuh membutuhkan protein dan sebagainya. Sehingga itulah penyebabnya lapar," ungkapnya.
"Bahkan setelah divaksin tensi saya turun. Sebelum vaksin tensi saya 130, tapi setelah vaksin jadi 115," lanjutnya.
Fasha menyebutkan bahwa mantan pasien Covid-19, boleh divaksin setelah 3 bulan. Namun harus melakukan tes terlebih dahulu. (sap)
Empat dari 3.560 Calon Mahasiswa UNJA Turut Menembus Gerbang Perguruan Tinggi Jalur SMM PTN-Barat
Al Haris Ingatkan OPD Pemprov Jambi Jangan Terlena Atas Predikat WTP 14 Kali Berturut
Meski 14 Kali WTP : Bukan Bearti Laporan Keuangan Pemprov Jambi Sepenunya Bersih!
Belum Miliki Tempat Pengolahan Limbah B3 Sendiri, Fasha Minta Revisi RTRW Provinsi
Al Haris Ingatkan OPD Pemprov Jambi Jangan Terlena Atas Predikat WTP 14 Kali Berturut



