JAMBERITA.COM- Ombudsman RI Perwakilan Jambi menelisik kelangkaan Liquified PetroleumGasatau gas LPG 3 kilogram (KG) yang terjadi di sejumlahdaerah di lingkup Provinsi Jambi.Kelangkaan itu membuat harganyamelambung tinggi.Temuan Tribunjambi.com, harga gas melon itu bisa mencapai Rp 50 ribuan pertabung. Padahal, Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan Pertamina hanya berkisar Rp 18 ribu.
Warga juga kesulitan mendapati gas 3 kg, yang mulai langkadi pasaran. Padahal, klaim Pertamina pasokan gas sudah sesuai kuota dan mencukupi kebutuhan.Ombudsman RI PerwakilanJambi meminta Pertamina memperketat lapisan pengawasan distribusi gas, terutamakepada agen penyalur atau pangkalan. Pengawasan dimaksudkan untuk memperkecil praktik penyimpangan. Supaya tertutup peluang agen-agen nakal yang hendak bermain.
“Kita dorong Pertamina mengawasi ketatagen penyalur dan pangkalan3 kg. Sebagai pihak berwenang, Pertamina harus tegas menjatuhkan sanksi bila ditemukanagen dan pangkalannakal”, kata Dr Jafar Ahgmad, Kepala Perwakilan Ombudsman Jambi, Rabu, 10 Februari2021.
Khusus untuk Muaro Jambi, Ombudsman mengatensi pemerintah ihwalpenerapan kartu kendali gas LPG 3 kg. Ombudsman mengingatkan supaya pendataan dilakukan sesuai kriteria penerima.
Mana yang layak mana yang tidak.“Kita tentu sangat mendukungpenerapan kartu kendali gas LPG 3 kg itu. Ini salah satu ikhtiar untuk memproteksi penyimpangan.
Supaya tak terjadi kelangkaan dan ketepatan sasaran penerima. Kita berharap pendataan yang sudah berjalan ini dilakukan sesuai dengan kriteria penerima”, kata Jafar Ahmad.
Sebagai lembaga pengawasan publik, Ombudsman ikut andil mengawasi distribusi gas LPG 3 kgitu. Ombudsman mengajak masyarakat turut aktif melaporkan bila mana dalam kegiatan itu terjadi indikasi maladministrasi.Masyarakat dapat melaporkan dugaan maladministrasi dengan mengunjungi Kantor Ombudsman Jambi di Jalan Empu Sendok No. 07, RT.17, RW.05 Kelurahan Solok Sipin, Kecamatan Danau Sipin, Kota Jambi 36121.(*/sm)
Mahasiswa Kehutanan UNJA Edukasi Pelajar SMPN 24 Jambi Tentang Konservasi Orang Utan
Mahasiswa UNJA Bedah Potensi Ekowisata Kehutanan ke Siswa SMPN 11 Jambi
Mahasiswa Kehutanan UNJA Kenalkan 'Hutan Ajaib di Tepi Laut' ke Siswa SMPN 17 Kota Jambi
Loket Tangguh Program Ditlantas Polda Jambi, Sosialisasikan Prokes Covid-19
Jambret yang Kerap Beraksi di Kota Jambi Ditangkap, Satu Kaki Ditembak
SAH Minta Upaya Perlindungan Pekerja Migran Indonesia Lebih Dioptimalkan


Sekda Sudirman Buka Rakerda Pramuka 2026: Fokus Evaluasi Strategi, Kaderisasi Pemimpin Muda



