JAMBERITA.COM- Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jambi segera menarik pasien terkonfirmasi Covid-19 yang melakukan isolasi mandiri di rumah agar tetap menjalani perawatan medis baik di rumah sakit rujukan maupun rumah isolasi.
Pjs Gubernur Jambi Restuardy Daud mengatakan ini merupakan langkah dan antisipasi memutus mata rantai penyebaran Covid-19 yang terus meningkat sehingga harus dilakukan dengan terintegrasi.
"Isolasi itu sebaiknya tidak ada dirumah," tegasnya, di ruang Pola Kantor Gubernur Jambi, Jum'at (16/10/2020).
Menurut Ardy, saat ini dirinya tengah mengumpulkan data-data terkait data tersebut, karena dalam penanganan pasien Covid-19 harus sesuai dengan fasilitas standar."Itu intinya, (tidak boleh-red) sekaligus pejabat sekalipun," terangnya.
Ardy menegaskan tempat isolasi bagi pasien positif Covid-19 juga dipastikan cukup dan sudah di persiapkan oleh Pemprov Jambi seperti misalnya di BPSDM (Diklat) Kota Jambi sudah ada 114 ruangan yang bisa dimanfaatkan.
"Kalau diperlukan kita masih punya fasilitas lain yang bisa di gunakan untuk itu (siapapun tidak diizinkan isolasi di rumah-Red). Iya kita akan mendorong itu, termasuk kabupaten kota akan kita dorong harus punya rumah isolasi," pungkasnya.(afm)
Setelah Tanjabbar, Kadiv Yankum Siap Dorong Produk Lokal Jambi Mendunia Lewat Perlindungan IG
Hari Ketika Pelatihan Parelegal : Peserta Wajib Paham, Apa yang Jadi Kebutuhan Masyarakat
Kanwil Kemenkum Jambi Harmonisasi Ranperbup Sarolangun, Bedah Soal PBJ - BLUD RSUD!
Kota Jambi Masuk Zona Merah, Belajar Daring Kembali Diperpanjang
Tips 3 M Cegah Penularan Covid 19, dr Ikalius: Pakai Masker, Menjaga Jarak dan Mencuci Tangan
Warga: Pak SAH Paling Total Memberi Makanan Tambahan untuk Masyarakat
Setelah Tanjabbar, Kadiv Yankum Siap Dorong Produk Lokal Jambi Mendunia Lewat Perlindungan IG


