JAMBERITA.COM- Hingga 15 Oktober 2020, total keseluruhan kasus di Provinsi Jambi hampir menembus empat digit yakni sebanyak 916 orang. Adapun pasien meninggal dunia 18 orang, 321 dinyatakan sembuh dan 577 sedang dalam perawatan.
Dimana dalam sebulan terakhir, angka kenaikan melonjak tajam. Dimana, kasus per harinya selalu menembus angka dua digit.
Melonjaknya angka kasus ini memaksa pihak Pemerintah Kota Jambi melakukan pembatasan relaksasi di tempat umum. Namun, yang tidak kalah penting bagaimana memberikan edukasi bagi masyarakat untuk mencegah penularan virus yang belum ditemukan obatnya ini.
Dokter Spesialis Paru dari Rumah sakti Umum Raden Mattaher Jambi, Dr Ikalius SpP mengatakan untuk mencegah penularan Covid-19 ini maka ada tips muda yakni dengan 3 M. yakni pertama menggunakan masker yang benar, menjaga jarak dan mencucui tangan. “Semuanya harus dilakukan dengan cara yang benar,” kata Ikalius.
Untuk penggunaan masker, banyak yang menggunakan masker kain untuk mencegah infeksi virus Corona, padahal masker tersebut belum tentu efektif. “Jangan menggunakan masker scuba,” kata Ikalius.
Selain itu, menjaga jarak. Jangan bepergian keluar rumah, kecuali untuk keperluan yang mendesak atau darurat. Menjaga jarak sangat penting minimal 1 meter dengan orang lain dan selalu menggunakan masker, terutama saat beraktivitas di tempat umum atau keramaian.
Terakhir mencuci tangan. Cucilah tangan dengan air mengalir dan sabun. Pastikan seluruh bagian tangan tercuci hingga bersih, termasuk punggung tangan, pergelangan tangan, sela-sela jari, dan kuku. “Terakhir menjaga imun tubuh dengan mengkonsumsi makanan bergizi,” pungkasnya.(sm)
Mahasiswa Kehutanan UNJA Edukasi Pelajar SMPN 24 Jambi Tentang Konservasi Orang Utan
Mahasiswa UNJA Bedah Potensi Ekowisata Kehutanan ke Siswa SMPN 11 Jambi
Warga: Pak SAH Paling Total Memberi Makanan Tambahan untuk Masyarakat
FKPT Sumut-USU Jalin Kerjasama Gandeng Civitas Academica Cegah Terorisme
Kota Jambi Masuk Zona Merah Risiko Tinggi Penyebaran Covid-19


Sekda Sudirman Buka Rakerda Pramuka 2026: Fokus Evaluasi Strategi, Kaderisasi Pemimpin Muda



