Pilbup Batanghari Jadi Tontonan Menarik, Tampilkan Duet Sekda, Anak Mantan Bupati, dan Anggota DPRD



Minggu, 14 Juni 2020 - 15:08:43 WIB



Ilustrasi
Ilustrasi

JAMBERITA.COM- Peta politik untuk Pilbup Batanghari sepertinya sudah mulai menjadi pasti. Pasalnya, nama-nama yang diprediksi maju sebelumnya sudah menunjukkan taji masing-masing dan mulai memastikan pasangan. Setidaknya Yunninta Asmara, Mhd. Fadhil Arief dan Havis Fattah hampir memastikan diri akan maju pada untuk perebutan kursi nomor 1 dibumi Serentak Bak Regam.

Mhd. Fadhil Arief sendiri saat ini merupakan Sekda Muaro Jambi. Pasangan sendiri sudah ditentukan jauh hari yaitu Bakhtiar yang juga merupakan Sekda Batanghari. Mereka sendiri sudah bisa dipastikan maju yang saat ini sudah mengantongi dukungan NasDem dan PPP.

Yunninta Asmara yang saat ini sebagai Wakil Ketua DPRD Batanghari juga dari awal akan berpasangan dengan Mahdan yang juga merupakan Anggota DPRD Batanghari. Saat ini memang belum ada rekomendasi yang didapat oleh pasangan ini. Namun, Golkar dengan kepemilikan 5 kursi sudah bisa dijamin akan mendukung pasangan ini. Tinggal menambah 2 kursi lagi sebagai syarat untuk maju.

Terakhir adalah Havis Fattah yang merupakan anak dari Mantan Bupati Batanghari Alm. Abdul Fattah dan Mantan Wakil Bupati Batanghari Almh. Sofia Joesoef. Kabar terakhir beredar bahwa akan berpasangan dengan Camelia Puji Astuti yang juga merupakan anak Mantan Bupati Batanghari Hasip Kalimuddin Syam. Havis sendiri sudah kantongi rekomendasi dari PKS. Dengan tambahan PAN serta Demokrat, mereka sudah bisa dipastikan akan ikut gelanggang.

Saat ini yang belum menentukan arah dukungan adalah PDI Perjuangan, PKB, dan Gerindra. Akan tetapi, dari perkembangan yang ada, partai ini sudah mengarah dukungannya akan ke calon mana. Untuk wilayah sendiri, benar-benar hampir sama. Tinggal perebutan suara di wilayah Bajubang dan Pemayung yang notabene tidak ada calon yang muncul.

Pengamat Politik Jambi, Dori Efendi mengatakan, 3 pasangan calon yang ada saat ini memang memiliki kekuatan masing-masing, mulai dari birokrat, politisi, dan oligarki politisi. Akan tetapi tetap saja itu semua akan bergantung pada modal politik dalam artian finansial.

"Selain itu mereka yang bertarung merupakan putra Batanghari. Jadi pertarungan pada Pilbup Batanghari ini sangat menarik dan patut diperhatikan karena bisa dibilang hampir sama komposisi kekuatan dengan Pilgub Jambi," katanya ketika Jamberita.com konfirmasi, Minggu (14/6/2020).

Ia mengatakan, bedanya dengan Pilgub Jambi adalah tidak adanya sentimen terhadap kesukuan. Karena mereka semua adalah putra daerah Batanghari. Tinggal lagi bagaimana mereka semua termasuk tim mencitrakan calonnya kepada masyarakat. Bicara basis itu juga tidak bisa dipastikan karena keluarga saja bisa berpindah pilihan.

"Pemilih pemula dan anak muda juga akan menjadi catatan khusus. Karena ketiga calon ini merupakan masuk dalam kelas anak muda. Tinggal bagaimana mereka meyakinkan anak muda ini ditambah kekuatan partai politik untuk menambah suara," tandasnya. (am)



Artikel Rekomendasi