Bantah Intervensi DPP PAN, Bakri Ungkap Alasannya Sebenarnya Tinggalkan Gelanggang Pilgub



Minggu, 14 Juni 2020 - 08:47:07 WIB



H Bakri saat menyampaikan keputusan mundur di Pilgub Jambi
H Bakri saat menyampaikan keputusan mundur di Pilgub Jambi

JAMBERITA.COM- Ketua DPW PAN Provinsi Jambi menyatakan mundur dari pencalonannya sebagai calon Gubernur Jambi di Pilkada Desember 2020. Tentu saja sikap yang yang diambil Anggota DPR RI mengejutkan mengingat Bakri sudah mengantongi rekomendasi dari DPP.

Dalam konfrensi persnya pada Sabtu (13/6/2020), Bakri menyampaikan keputusan dalam rapat pengurus. Ia juga menyampaikan jika secara resmi memang sudah mengantongi surat rekomendasi dari DPP dan diminta sosialisasi dan mencari wakil serta partai.

Secara internal partai, pihaknya juga sudah melakukan survei. Tidak hanya nama dirinya saja, tapi juga sejumlah nama dari kader PAN lainnya Adirozal, Nalim, BBS, Masnah hingg Ratu Munawarah. “Saya sendiri jua survey, Alhamdulillah cukup bagus juga hasilnya,” katanya.

Hanya saja, dari hasil survei ada satu pertanyaan yang memang dipesan khusus untuknya. “Dari hasil survey ini memang ada pertanyaan pesanan. Yang  mengejutkamn saya 85 persen lebih masih tetap menginginkan saya jadi anggota DPR RI. Karena belum cukup umur setahun jadi DPR RI. Karena setiap sosialisasi, mereka menyampaikan aspirasi seolah saya menjadi anggota DPR,” katanya.

Makanya, Ia bertemu dengan ketua umum dan menyerahkan ke dirinya apakah tetap maju atau tidak. “Saya timbang-timbang saya berfikir ulang untuk mencalonkan diri,” jelas Bakri.

Berdasarkan intruksi ketua umum, lanjut Bakri, karena ini partai besar maka harus dibuka penjaringan. Makanya, Ia membantah jika dirinya mundur karena intervensi. Termasuk pembukaan penjaringan ini. “Ketum tidak punya intervensi khusus tentang ini. Tidak ada persoalan lain selain itu,” bantah Bakri.

“Masalah Bu ratu tidak ada kaitannya. Terkait kader atau tidak, nanti kita lihat pendaftaran nya nanti. Nanti ada prosesnya, bukan harga mati kader,” katanya.(sm)









loading...