JAMBERITA.COM - Tim gabungan yang terdiri dari personel TNI, Manggala Agni, dan masyarakat setempat berhasil memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) seluas lebih kurang 10 hektare di Desa Pematang Gajah, RT 13, Dusun Kali Aro, Kecamatan Jambi Luar Kota (Jaluko), Kabupaten Muaro Jambi, Minggu (23/8/2026).
Upaya pemadaman dilakukan secara terpadu sejak pukul 08.00 WIB usai menerima laporan timbulnya titik api dari warga lokal. Berkat respons cepat petugas dan sinergi bersama masyarakat, kobaran api berhasil dipadamkan sepenuhnya pada pukul 11.15 WIB sebelum meluas ke area lainnya.
Peristiwa karhutla ini turut memperburuk kondisi udara di Kabupaten Muaro Jambi dan sekitarnya yang kini berstatus Tidak Sehat akibat tingginya konsentrasi partikel pencemar PM2.5. Pemantauan sementara mencatat luasan lahan terdampak mencapai ±10 hektare, dengan angka pasti yang masih dalam proses perhitungan lebih lanjut.
"Muaro Jambi menjadi salah satu daerah dengan luasan karhutla paling signifikan di Provinsi Jambi selama musim kemarau tahun ini. Cuaca kering dan angin kencang berpotensi memicu timbulnya titik api baru serta memperparah kabut asap jika tidak ditangani dengan cepat," ungkap Penrem 042/Gapu melalui rilis resmi yang diunggah pada ig korem042/Gapu.
Masyarakat diimbau untuk terus meningkatkan kewaspadaan, menghindari praktik pembukaan lahan dengan cara membakar, serta segera melaporkan ke petugas jika menemukan adanya indikasi titik api di lingkungan sekitar.(afm)
Kualitas Udara Muaro Jambi Memburuk, 10 HA Karhutla di Pematang Gajah Berhasil Dipadamkan
Kualitas Udara Muaro Jambi Memburuk, Nilai ISPU Sentuh Angka 200 Kategori Tidak Sehat
SMAN 1 Sarolangun Telanjangi Realita Kelam PETI & Pembalakan Liar di Depan Panggung Kehormatan
Bupati Anwar Sadat Sampaikan Rancangan Perubahan APBD 2026 Fokus Percepatan Pembangunan
Bupati Batang Hari Mhd. Fadhil Arief Pimpin Upacara HUT ke-81 RI dengan Khidmat



