Kualitas Udara Muaro Jambi Memburuk, Nilai ISPU Sentuh Angka 200 Kategori Tidak Sehat



Minggu, 23 Agustus 2026 - 23:03:53 WIB



Foto : Bupati Bambang Bayu Suseno (BBS) saat turun ke lokasi kebakaran hutan dan lahan di Desa Air Merah, Kecamatan Sungai Gelam, Sabtu (15/8/2026).
Foto : Bupati Bambang Bayu Suseno (BBS) saat turun ke lokasi kebakaran hutan dan lahan di Desa Air Merah, Kecamatan Sungai Gelam, Sabtu (15/8/2026).

JAMBERITA.COM - Kualitas udara di wilayah Kabupaten Muaro Jambi, khususnya area Bukit Baling, Kecamatan Sekernan, mengalami penurunan signifikan dan masuk dalam kategori Tidak Sehat pada Minggu malam, 23 Agustus 2026.

Berdasarkan pemantauan resmi Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) Direktorat Perlindungan dan Pengelolaan Mutu Udara Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) pukul 22:00 WIB, indeks kualitas udara di lokasi tersebut tercatat berada di angka 200. Pencemar utama di wilayah ini mendominasi dari partikel mikro PM2.5 yang menyentuh batas atas kategori Tidak Sehat (skala 101–200).

Stasiun pemantau berada di kawasan Bukit Baling, Kecamatan Sekernan, Kabupaten Muaro Jambi, Jambi. Tingkat Risiko: Kualitas udara pada level ini mengindikasikan adanya masalah kesehatan yang serius. Kondisi ini bersifat merugikan bagi manusia, hewan, maupun tumbuh-tumbuhan.

Seiring dengan meningkatnya angka pencemaran udara hingga mendekati batas Sangat Tidak Sehat (201+), masyarakat diimbau untuk membatasi aktivitas luar ruangan.

Setiap orang disarankan untuk mengurangi aktivitas fisik yang terlalu lama atau berat di luar ruangan dan mengunakan masker pelindung (seperti jenis N95) jika terpaksa harus beraktivitas di luar rumah. Anak-anak, lansia, wanita hamil, serta warga yang memiliki riwayat penyakit pernapasan dan jantung diminta untuk tetap berada di dalam ruangan.(afm)





Artikel Rekomendasi