JAMBERITA.COM- Pembangunan Gedung Banggar DPRD Tanjung Jabung Barat (Tanjabar) senilai Rp 10,1 Miliar diusulkan untuk pembatalan pembangunannya.
"Barusan saya ketemu Sekwan untuk meminta untuk dibuatkan surat ke TAPD untuk penggeseran anggaran pembanguan gedung banggar Rp 10,1 miliar," kata Ketua DPRD Tanjabar, Mulyani Siregar sekaligus ketua Banggar, di Gedung DPRD Tanjabbar, Selasa (31/3/2020)
Mulyani menegaskan uang Rp 10,1 m tersebut nantinya di harapkan bisa membantu tim gugus untuk melakukan penanganan covid-19.
"Malam tadi saya wacanakan ini dengan pak Jahfar (red, wakil ketua DPRD) makanya hari ini di tindak lanjuti," ujarnya.
Menurutnya, setelah ada surat dari TAPD pihaknya akan melakukan rapat dengan semua unsur pimpinan untuk pengalihan anggaran tersebut.
"Untuk di daerah lain ada sampai Rp 200 M, kita harus siap lebih karena ini untuk kesemuanya, apalagi untuk rakyat," tandasnya. (Henky)
Kanwil Kemenkum Jambi Bahas Perubahan Atas Perda Pajak dan Retribusi Daerah Tanjabbar
Bupati Anwar Sadat: Pariwara Kreatif, Perkuat Pesan Budaya Antikorupsi Tata Kelola Pemerintahan
Bupati Anwar Sadat Lantik Puluhan Pejabat Penting di Lingkup Pemkab Tanjab Barat
Dewan Usulkan Anggaran Pilkada Dialihkan ke Penanganan Covid 19
Gubernur Al Haris Apresiasi Job Fair dan Bazaar UMKM, Dorong Pengurangan Pengangguran

