JAMBERITA.COM- Anggota Komisi II DPRD Tanjab Barat, Syufrayogi Syaiful minta pemerintah Kabupaten mengambil langkah tegas antisipasi penyebaran Virus Corona khususnya di wilayah Kabupaten Tanjab.
Dikatakan Syufrayogi ia meminta penutupan sementara Pelabuhan Roro dan Pelabuhan Marina Kualatungkal yang menjadi akses masuk transportasi penumpang dari pulau Batam dan sekitarnya.
Sebagai pintu gerbang masuk utama jalur perairan di Provinsi Jambi, Kualatungkal yang menjadi Ibukota Kabupaten Tanjab Barat dianggap memiliki potensi terbesar dalam mengantisipasi penyebaran Covid 19 dari negara tentangga seperti Malaysia, Singapura dan Thailand.
"Pemkab harus tegas karena ini sifatnya darurat. Salah satu antisipasi yang paling tepat ya menutup sementara Pelabuhan Roro sebagai jalur utama transportasi penumpang laut dari luar daerah," ujar Syufrayogi kepada wartawan, Selasa (17/3/20).
Selain melakukan penutupan jalur transportasi, lanjut Syufrayogi, segera melakukan konsolidasi bersama jajaran legislativ untuk mengambil langkah lanjutan antisipasi Covid-19.
"Kita minta Pemkab segera menyampaikan informasi tentang langkah - langkah konkrid yang sudah dan akan dijalankan terkait antisipasi penyebaran virus Corona. Ini juga harus segera disebarluaskan untuk menjaga kestabilan dan keamanan wilayah Tanjab Barat agar tidak terdampak negatif bagi masyarakat khusunya warga Kabupaten Tanjab Barat," tandas Syufrayogi. (Henky)
Rapat Paripurna Keempat DPRD Tanjab Barat Sampaikan Rekomendasi Strategis
Wakil Ketua DPRD H. M. Sjafril Simamora Ikut Pantau Proses Assessment JPT Pratama Tanjab Barat
Bupati Anwar Sadat Pantau Uji Kompetensi JPT Pratama Pemkab Tanjabbar di LAN Jatinangor
Untuk Menyentuh Lapisan Masyarakat, Camat Kuala Jambi Luncurkan Program Ini
Buaya Moncong Panjang Kerap Muncul, Petani Jadi Khawatir Bersihkan Aliran Sungai
Aktivitas PETI Rusak Dam Betuk, Kelompok Budidaya Ikan Ngadu ke Komisi II DPRD Merangin


Genjot Kinerja Pembinaan Hukum, Kakanwil Jajaran Ikuti Arahan BPHN


