Dewan Saling Tuding, H Syaifuddin: Komisi III Harus Rajin Turun Lapangan



Kamis, 06 Februari 2020 - 11:09:21 WIB



JAMBERITA.COM - Aksi saling tuding terjadi antara pimpinan dan Komisi di DPRD Tanjab Barat. Wakil Ketua DPRD Tanjabbar, H Syafril Simamora menilai ketua komisi III DPRD Tanjabbar Hamdani sudah mengeluarkan pernyataan bohong.

"Bohong dia. Saya turun ke lapangan sudah ada koordinasi, sudah terjadwal. Di situ ikut turun dari Komisi I, H. Syaifudin, Komisi II, Syufrayogi Syaiful, komisi III Nova, dan dari sekretriat DPRD juga ikut turun. Saya tegaskan Kabd Binamarga Arif Sambudi tidak ada turun. Memang ada kita surati Dinas PUPR, tapi Kabidnya Arif tidak ikut turun pada hari Selasa itu," terang Wakil Ketua DPRD Tanjabbar, H Syafril Simamora, Kamis (6/2/20).

Sementara Ketua Komisi III DPRD Tanjabbar, Hamdani justru menilai dirinya disudutkan dengan pernyataan yang menyebut ia tidak hadir pada rapat mitra kerja komisi III.

"Kalau ada yang bilang Hamdani tidak hadir dalam rapat Komisi III dengan mitra kerja pada hari Senin itu, justru dia yang tidak tahu-menau dengan apa yang terjadi dalam ruangan Paripurna DPRD Tanjabbar pada hari tersebut," tegas Hamdani.

Bahkan Hamdani menantang mengecek daftar hadir di bagian sekretariat DPRD Tanjabbar dan mempertanyakan langsung kepada pimpinan rapat pada waktu itu ataupun mitra kerja yang hadir.

"Kalau tidak percaya jika dinilai daftar hadir bisa dibuat-buat oleh sekretariat, boleh silahkan tanya dengan pimpinan rapat atau tanya dengan mitra kerja komisi III, ada tidak Hamdani ikut rapat pada hari itu, cuma memang saya tidak memimpin rapat karena kondisi badan lagi kurang fit sehingga saya serahkan pimpinan rapat kepada sekretaris komisi III yaitu saudara Dedi Hadi," jelas Hamdani.

"Makanya kalau tidak tau permasalahan sebenarnya dalam kondisi rapat waktu itu jangan ikut-ikutanan komentar. Soal turun ke lapangan itu kita memang belum ada agenda turun ke lapangan," lanjut Hamdani.

H Syaifuddin Marzuki, Anggota Komisi I DPRD Tanjabbar berusaha melerai perselisihan, politisi senior di kursi DPRD itu menyebut jika kebijakan yang dilakukan pimpinan DPRD sudah sejalan dengan tupoksi yang diamanahkan sebagai fungsi pengawasan.

"Intinya pimpinan hari itu turun merupakan bagian dari tugas komisi III dan anggota dewan sebagai wakil rakyat. Beliau juga sudah terjadwal secara resmi turun pada hari Selasa kemarin," tegas Syaifuddin.

"Nah, apa hasil temuan dari pimpinan turun itu nantinya akan disampaikan kepada komisi III untuk ditindak lanjuti," imbuhnya.

Selain itu, H Syaifuddin memberi masukan, supaya Komisi III DPRD Tanjab Barat lebih rajin lagi turun ke lapangan mengecek kualitas pekerjaan pembangunan infrastruktur di Tanjabbar sesuai fungsi bidangnya masing-masing.

"Saya perhatikan Komisi III ini memang agak jarang turun, maunya mereka rutin cek lapangan. Yang sederhana saja bangunan yang sedang dibangun di sekitar kantor bupati saja seingat saya belum pernah Komisi III turun cek lapangan. Padahal hampir separo dari APBD sebesar Rp 1,6 Triliun pengawasannya ada di Komisi III," pungkasnya. (Henky)





Artikel Rekomendasi