JAMBERITA.COM- Bupati Kerinci Adirozal yang baru dilantik hari ini Senin (4/3/2019) menanggapi sejumlah konflik yang kerap terjadi di tengah masyarakat. termasuk terkait Gunung Kerinci yang diklaim milik Provinsi Sumatera Barat. Saat ini Adirozal dan wakilnya Ami Taher diminta menyeselesaikan permasalahan tersebut.
Saat ditemui usai dilantik, Bupati Adirozal akan menggandeng masyarakat, kepala suku dan para sesepuh untuk menyelesaikannya. Pasalnya penanganan konflik tidak bisa diserahkan seluruhnya ke penegak hukum.
"Kalau penyelesaian konflik, nanti akan dilibatkan seluruh kepala suku, sesepuh dan masyarakat, karena penyelesaian konflik di Kerinci tidak bisa diserahkan kepada aparat hukum sepenuhnya. Untuk itu para orang tua harus ikut andil" katanya.
Untuk pengklaiman gunung Kerinci sendiri dirinya tak ambil pusing. Pasalnya Tidak mudah untuk mengakui sebuah wilayah yang di akui dunia. Kalau di klaim seperti Itu. Sangat memgutungkan bagi Jambi sendiri karena bisa di Kenal lebih jauh lagi.
"Ow kalau masalah gunung Kerinci tidak semudah itu pindah kepemilikan. Kalau mau pindah pasti berubah nama. Kalau mau diambil Sumbar namanya beruanglah. Jadi gunung Sumbar. Bukan gunung Kerinci. Lagian itu tidak mungkin terjadi, masak ya mau merubah peta dunia. Gunung Kerincikan diakui milik Jambi. Kalau mau diklaim yang untunglah Buat Jambi. Gara gara itukan Jambi lebih terkenal Kan" kata Adirozal.(*/dy)
Hadiri Wisuda Ke-85 UNJA, SAH Paparkan Tantangan Perubahan Pendidikan Tinggi
Data BPS Februari 2019 Kota Jambi Mengalami Deflasi Sebesar 0.29 Persen
Wacana Pelimpahan Tiga Aset Pemprov Ini ke Pemkot Jambi Belum Terlaksana, Ini Penjelasannya
Penerimaan Pajak di Samsat Kota Jambi Tahun 2019 Ditarget Rp586 Miliar Lebih
Gubernur Al Haris Buka Turnamen Tenis Antar Alumni Perguruan Tinggi ke-16 se-Indonesia di UNJA



