Disebut Dakwaan Terima Uang Ketok Palu, CB, Chumaidi dan Syahbandar Kompak Membantah



Kamis, 20 September 2018 - 13:36:41 WIB



Chumaidi Zaidi bersalaman Zumi Zola
Chumaidi Zaidi bersalaman Zumi Zola

JAMBERITA.COM - Ketua DPRD Provinsi Jambi, Cornelis Buston, Wakil Ketua Chumaidi Zaidi dan Syahbandar kompak membantah menerima uang ketok palu baik untuk RAPBD 2017 maupun RAPBD 2018.

Ini disampaikan ketiganya saat menjadi saksi dalam sidang dugaan suap RAPBD dan gratifikasi.

Bahkan, Cornelis mengaku ditelepon Zola diperingatkan bakal ada OTT KPK.

"Pak Zumi telepon saya, 'Pak Ketua, kemarin saya ditelepon korsupgah (unit koordinasi, supervisi, dan pencegahan) KPK yang mampir kemarin'. Pak Gubernur sampaikan bahwa akan ada OTT di DPRD Provinsi," ucap Cornelis saat bersaksi dalam sidang di Pengadilan Tipikor Jakarta, Jalan Bungur Besar Raya, Jakarta Pusat, Kamis (20/9/2018).

Zumi disebut Cornelis kaget dengan kabar tersebut. Cornelis yang mendengar kabar dari Zumi pun tak kalah kaget.

"(Zumi bilang) 'Saya takut sekali, Pak Ketua'. Saya juga takut, maka kami sudah commit bahwa tidak akan menuruti anggota DPRD ini," kata Cornelis yang juga politikus Partai Demokrat tersebut.

Setelah mendapat telepon dari Zumi, Cornelis mengaku dipanggil Zoerman Manap (sudah meninggal dunia) yang saat itu menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD Jambi. Cornelis pun beranjak menuju ke ruangan Zoerman. Di dalam ruangan Zoerman, rupanya sudah berkumpul para ketua fraksi dari masing-masing partai politik yang meminta uang ketok palu untuk pembahasan APBD 2017.

"Maka saya sampaikan pada saat itu bahwa saya sudah ditelepon Pak Gubernur. Saya commit tidak berani dan Pak Gubernur sampaikan ke saya, dia tidak akan mau," ucap Cornelis.

Hanya saja, Cornelis juga mengakui meminta proyek Rp50 miliar. Tapi Ia membantah, proyek tidak terealisasi.

Hal serupa disampaikan Syahbandar. "Saya tidak ada menerima baik 2017 dan 2018," kata Syahbandar.

Hakimpun langsung menanyakan kembali mengingat saksi sebelumnya menyatakan ada uang ketok palu. "Saya saat pengesahan berada di Kerinci," katanya.

"Apakah anggota fraksi menerima," tanya hakim. "Saya tidak tahu," katanya.

Hal serupa juga disampaikan Chumaidi. "Saya sempat bilang ke Erwan, jangan ada duit balak itu," kata Chumaidi.

Ia juga membantah menerima uang ketok palu 2017.(*/sm)



Artikel Rekomendasi