JAMBERITA.COM– Ketua DPD Partai Gerindra Provinsi Jambi, Dr. Ir. H. A.R. Sutan Adil Hendra, MM, meminta seluruh anggota Fraksi Gerindra di DPRD Provinsi Jambi maupun DPRD kabupaten/kota untuk turun langsung membantu masyarakat yang terdampak kekeringan dan kualitas udara yang memburuk.
SAH yang dikenal luas sebagai bapak beasiswa Jambi itu mengatakan kondisi kekeringan yang terjadi di sejumlah wilayah harus direspons dengan langkah nyata. Menurutnya, kader dan anggota legislatif Gerindra tidak cukup hanya menyampaikan keprihatinan, tetapi harus hadir di tengah masyarakat dengan memberikan bantuan yang paling dibutuhkan.
“Saya meminta Fraksi Gerindra di DPRD provinsi, kabupaten dan kota untuk turun langsung ke masyarakat. Bagikan masker kepada warga yang membutuhkan dan salurkan air bersih ke wilayah yang mengalami kekeringan,” tegas SAH.
Menurutnya, kekeringan bukan hanya persoalan berkurangnya ketersediaan air, tetapi dapat berpengaruh terhadap kesehatan masyarakat, aktivitas ekonomi dan kehidupan sehari-hari. Karena itu, respons politik harus diterjemahkan menjadi kerja sosial yang langsung dirasakan masyarakat.
SAH menilai pembagian masker penting dilakukan, terutama di wilayah yang mengalami peningkatan debu, asap maupun gangguan kualitas udara akibat kondisi cuaca kering. Sementara distribusi air bersih harus menjadi prioritas di daerah yang mulai mengalami kesulitan memperoleh air untuk kebutuhan rumah tangga.
“Jangan menunggu masyarakat datang meminta bantuan. Anggota Fraksi Gerindra harus proaktif turun ke lapangan, melihat kondisi warga dan mengidentifikasi kebutuhan mereka. Kalau masyarakat membutuhkan air bersih, kita bantu air bersih. Kalau membutuhkan masker, kita distribusikan masker,” ujarnya.
Ia menegaskan, kehadiran anggota legislatif Gerindra di tengah masyarakat merupakan bagian dari tanggung jawab politik sekaligus bentuk kepedulian kemanusiaan. Terlebih, anggota DPRD memiliki jaringan konstituen yang kuat sehingga dapat menjadi penghubung antara kebutuhan masyarakat dengan pemerintah daerah.
SAH juga meminta bantuan dilakukan secara terkoordinasi dengan pemerintah daerah, BPBD, dinas terkait, pemerintah desa dan kelurahan agar penyalurannya tepat sasaran. Menurutnya, bantuan sosial dalam situasi kekeringan harus mengedepankan kecepatan, ketepatan dan keberlanjutan.
“Gerindra harus hadir ketika masyarakat menghadapi kesulitan. Politik bagi kami bukan hanya berbicara di ruang sidang, tetapi juga bagaimana memastikan masyarakat mendapatkan perlindungan dan bantuan ketika menghadapi kondisi sulit,” katanya.
Ia berharap langkah tersebut dapat menjadi gerakan bersama seluruh kader Gerindra di Jambi. Selain bantuan jangka pendek berupa masker dan air bersih, pemerintah daerah dan seluruh pemangku kepentingan juga diminta memperkuat langkah mitigasi menghadapi potensi kekeringan yang berkepanjangan.
“Yang kita lakukan hari ini adalah membantu kebutuhan masyarakat yang mendesak. Tetapi ke depan, kita juga harus mendorong solusi yang lebih permanen, mulai dari ketersediaan sumber air, kesiapsiagaan menghadapi kekeringan hingga perlindungan kesehatan masyarakat,” pungkasnya.(*)
Anggaran BPBD Melonjak 53% di APBD Perubahan, IW Minta Kejelasan Output dan Manfaat
Realisasi APBD Jambi 2026 Masih Rendah, IW Wanti-wanti OPD Jangan Menumpuk di Triwulan IV
APBD Perubahan Jambi 2026 Disepakati, Belanja Daerah Tembus Rp4 Triliun
SAH Minta Pemda Jambi Perkuat Dukungan Program Hilirisasi Sawit
SAH Imbau Kader Gerindra Gelar Salat Istisqa, Ikhtiar Memohon Hujan
Hingga Kemarin, Realiasi APBD Provinsi Jambi TA 2026 Baru 59,14%



