JAMBERITA.COM - Pengacara kondang Hotman Faris akhirnya menyampaikan permohonan maaf atas pernyataannya kepada wartawan apakah anda punya otak pada saat konfrensi pers terkait kasus Jampidsus Febrie Ardiansyah. Dikutip dari akun Instagramnya @hotmanfarisofficial, Dr Hotman Paris SH,.M.Hum pengacara kondang tersebut secara terbuka menyatakan permintaan maaf atas ucapannya tersebut.
"Pernyataan maaf dari saya, Hotman Paris, sehubungan dengan himbawan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) dan juga rekan-rekan wartawan lainnya, dengan ini saya menyatakan maaf sebesar-besarnya atas pernyataan saya pada waktu konferensi pers di kasus mantan Jampidsus yang mengatakan, lu punya otak gak sih,? Namun perlu saya jelaskan, yang dikutip oleh media hanya bagian akhirnya, tidak dikutip secara utuh, kenapa saya mengucapkan begitu," ungkapnya, melalui unggahannya sekitar 2 jam lalu, Senin (20/7)
Hotman menjelaskan bahwa fakta kejadiannya adalah, wartawan pertama bertanya apakah instansi terkait punya hidden agenda atau acara tersembunyi.? "Saya jawab, saya tidak tahu, saya tidak punya kapasitas untuk menjawab itu. Belum selesai saya jawab,tiba-tiba wartawan kedua bertanya, apakah instansi tersebut melakukan kekeliruan," katanya.
Menurut Hotman dari pertanyaan itulah, sehingga memuat Ia terbawa emosi. "Akhirnya saya emosi, karena saya sudah bolak-balik, saya tidak tahu. Akhirnya saya jawab, kamu punya otak gak sih? Maksudnya, saya sudah jawab tadi, saya tidak tahu," tambahnya.
"Sebab saya tidak mungkin untuk menjawab apa hidden agenda dari suatu institusi, penegak hukum. Itu kira-kira kejadian sebenarnya," ujarnya.
Terlepas dari fakta kejadian yang sebenarnya kata Hotman, waktu itu sudah sama-sama emosional, tetap Ia menyatakan maaf kepada wartawan tersebut, maupun kepada organisasi wartawan di seluruh Indonesia.
"Karena selama ini juga saya sangat dekat kepada semua wartawan. Sekali lagi, tidak ada niat apapun, cuma karena diberondong dengan dua pertanyaan, yang saya sudah bilang saya tidak bisa jawab, karena saya tidak punya kapasitas untuk menjawab. Tapi ditanya lagi, ditanya lagi, sehingga saya jadi emosional. Sekali lagi, sekali lagi, saya menyatakan minta maaf. Sekian dan terima kasih," pungkasnya.(afm)
Dosen Manajemen UBR Gelar Pengabdian Masyarakat, Dorong UMKM Go Professional Lewat Company Profile
Pemprov Jambi Buka Suara : Hibah Aset Daerah Tahun 2025 Sudah Sesuai Aturan dan Tak Perlu Izin DPRD
Terobosan 'Pulau Pohon' Bawa Dosen UNJA Raih Penghargaan Ilmiah di Jerman
Terkuak! Awal Pengadaan Bahan Kimia Perumda Tirta Mayang Jambi Sejak 2020 Sebelum Terdakwa Menjabat
Satu Pihak Rekanan dan Tiga Saksi Internal Perumda Tirta Mayang Jambi, Diperiksa di Pengadilan
Pemprov Jambi Buka Suara : Hibah Aset Daerah Tahun 2025 Sudah Sesuai Aturan dan Tak Perlu Izin DPRD



