JAMBERITA.COM - Kabar segar dan progresif bertiup bagi kalangan akademisi di Provinsi Jambi. Dalam Sidang Terbuka Senat Wisuda ke-IV Universitas Baiturrahim (UBR) Jambi Sabtu (16/05/2026), Ketua Tim Pendidik dan Tenaga Kependidikan LLDIKTI Wilayah X, Eri Suryadi, memaparkan transformasi regulasi mutakhir yang siap memangkas birokrasi karier dosen secara radikal.
Di hadapan jajaran senat dan seluruh dosen UBR Jambi, Eri Suryadi menegaskan bahwa pemerintah melalui Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi telah meluncurkan kebijakan baru yang jauh lebih fleksibel, menguntungkan, dan sepenuhnya terdigitalisasi.
Eri Suryadi memaparkan isi Peraturan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Nomor 53 Tahun 2025 serta Keputusan Menteri Nomor 39 Tahun 2026 tentang Petunjuk Teknis Jabatan Akademik Dosen. Regulasi baru yang berjalan di tahun 2026 ini membawa filosofi penyederhanaan yang nyata bagi nasib dosen ke depan.
Berikut adalah sejumlah kemudahan mencolok yang menjadi angin segar bagi para pendidik:
Pangkat/Golongan Non-ASN Dihapus: Tidak ada lagi syarat penyetaraan pangkat atau golongan ruang yang selama ini kerap menyulitkan bagi dosen Non-ASN.
Tanpa Tes Akademik Konvensional: Sistem baru menghapuskan tes kemampuan akademik yang bersifat administratif.
Fokus pada Kualitas Portofolio: Penilaian kini dialihkan secara substansial pada hasil nyata Tri Dharma Perguruan Tinggi serta rekognisi karya dosen.
Fleksibilitas Kinerja Penelitian: Perhitungan kinerja riset dihitung 6 bulan sebelum TMT (Terhitung Mulai Tanggal) terakhir dengan proporsi angka kredit yang presisi 35% untuk Lektor, 40% untuk Lektor Kepala, dan 45% untuk Guru Besar/Profesor).
Guna menyukseskan implementasi aturan baru ini, pengajuan jabatan akademik kini dibagi secara efisien ke dalam dua platform digital:
Aplikasi SISTER: Digunakan khusus untuk usulan jabatan akademik jenjang tinggi, yaitu Lektor Kepala dan Guru Besar (Profesor).
Aplikasi PAK Online LLDIKTI Wilayah X: Digunakan khusus untuk memproses usulan jabatan akademik awal, yakni jenjang Asisten Ahli dan Lektor.
"Sebagai regulasi yang baru berjalan di tahun 2026 ini, kita tentu butuh masa adaptasi. Langkah awal yang krusial adalah para dosen harus segera memutakhirkan data rumpun ilmu di aplikasi SISTER dan memastikan profil digital terisi dengan valid agar sistem dapat mencocokkan penilai (asesor) secara tepat," imbau Eri Suryadi.
Ia menambahkan bahwa LLDIKTI Wilayah X berkomitmen penuh melakukan pendampingan intensif. Sebab, ketika karier para dosen melesat secara cepat, maka marwah, nilai akreditasi, dan mutu Universitas Baiturrahim pun otomatis akan ikut meroket tinggi.
Sebelum mengakhiri orasinya, Eri Suryadi mengajak seluruh pihak yang hadir di Abadi Hotel—mulai dari elemen pemerintah daerah, akademisi, orang tua, alumni, hingga pemangku kepentingan industri—untuk membulatkan tekad pasca-wisuda ini.
"Mari kita terus bergandengan tangan dan berkolaborasi tanpa lelah untuk membangun Provinsi Jambi dan Kota Jambi tercinta. Kita ciptakan bersama daerah yang kompetitif, sehat, sejahtera, dan agamis demi menyongsong visi besar Indonesia Emas," pungkasnya.(afm)
Kabar Gembira! LLDIKTI Wilayah X Ungkap Aturan Baru Penyelarasan Karier Dosen di Wisuda UBR Jambi
LLDIKTI Wilayah X: Kuliah di UBR Jambi Adalah Pilihan Cerdas dan Visioner
Raih IPK Sempurna 4,00! Ini Daftar Wisudawan Terbaik di Wisuda ke-IV UBR Jambi
Dari Langgar Menuju Kampus 2 HA : Sejarah UBR Jambi yang Kini Siap Bangun Gedung Megah!
Gebrakan Bersejarah! UBR Jambi Resmi Ditunjuk Kementerian Jadi Migran Center Tunggal di Jambi
Wisuda ke-IV Luluskan 868 Wisudawan, UBR Siap Mendunia Sebagai Migran Center Provinsi Jambi
Danrem 042/Gapu Ikuti Vicon Peresmian 1.061 Koperasi Merah Putih oleh Presiden RI


