Inovasi Digital UNJA Mendunia! Delegasi Dosen JISIP Jadi Pembicara Utama di NIDA Thailand



Sabtu, 25 April 2026 - 18:49:41 WIB



Foto : Delegasi UNJA di Thailand.
Foto : Delegasi UNJA di Thailand.

JAMBERITA.COM - Universitas Jambi (UNJA) kembali menorehkan prestasi di panggung internasional. Kali ini, delegasi dosen dari Jurusan Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (JISIP) UNJA sukses mencuri perhatian dalam rangkaian Joint Seminar dan Visiting Lecturer di National Institute of Development Administration (NIDA), Thailand, yang berlangsung pada 21-23 April 2026.

Dilansir dari laman resmi unja.ac, kegiatan yang digelar di Graduate School of Social Development and Management Strategy ini menjadi bukti nyata komitmen UNJA dalam mendorong transformasi digital dan tata kelola pemerintahan yang adaptif di level global.

Delegasi yang terdiri dari Rio Yusri Maulana, Aditya Romadhon, dan Arissy Jorgi Sutan membawa misi besar melalui diseminasi penelitian bertajuk “Comparative Public Administration and Digital Transformation in Government: Research and Practice in Indonesia and Thailand.”

Dalam seminar tersebut, tim UNJA memaparkan perspektif komparatif yang tajam mengenai bagaimana teknologi harus bisa menyentuh seluruh lapisan masyarakat (Transpormasi Digital Inklusif), menempatkan anak muda sebagai agen perubahan dalam mendorong kolaborasi di tingkat lokal (Peran Generasi Muda).

Selanjutnya, tentang studi kasus lintas negara dalam membandingkan efektivitas digitalisasi birokrasi antara Indonesia dan Thailand. Temuan ini mendapat apresiasi tinggi dari para akademisi NIDA sebagai kontribusi penting bagi pengembangan smart city dan kebijakan publik di Asia Tenggara.

Tak hanya memaparkan riset, Ketua JISIP UNJA, Rio Yusri Maulana, juga didapuk sebagai Visiting Lecturer bagi mahasiswa pascasarjana di NIDA. Dengan materi bertajuk “Collaborative Digital Transformation,” Rio membedah peta konseptual bagaimana birokrasi harus berevolusi.

“Transformasi digital bukan sekadar mengganti kertas dengan aplikasi, melainkan tentang kolaborasi lintas aktor dan penguatan layanan publik yang benar-benar berbasis kebutuhan masyarakat (citizen-centric governance),” tegas Rio dalam kuliahnya di Bangkok.

Kehadiran delegasi UNJA di Thailand ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang internasionalisasi kampus. Sinergi ini membuka peluang besar untuk agenda lanjutan, di antaranya. Joint Research: Penelitian bersama antar-universitas di level regional. Publikasi Internasional: Penulisan karya ilmiah bersama di jurnal bereputasi global.

Pertukaran Akademik: Program pertukaran dosen dan mahasiswa antara UNJA dan NIDA Thailand. Langkah inovatif ini mempertegas posisi JISIP UNJA sebagai pusat keunggulan (center of excellence) dalam diskursus transformasi digital pemerintahan, sekaligus membawa nama Jambi semakin harum di kancah pendidikan tinggi dunia.(afm)





Artikel Rekomendasi