Mahasiswa Kehutanan UNJA Edukasi Pelajar SMPN 24 Jambi Tentang Konservasi Orang Utan



Sabtu, 18 April 2026 - 17:52:51 WIB



Foto : Mahasiwa Unja.
Foto : Mahasiwa Unja.

JAMBERITA.COM - Mahasiswa Program Studi dari Fakultas Kehutanan Universitas Jambi (UNJA) kembali melakukan edukasi terkait dengan kesadaran lingkungan sejak dini yang diperkenalkan kepada puluhan pelajar SMPN 24 Kota Jambi, pada 1 April 2026 waktu lalu.

Selain daripada tugas akademik, sosialisasi yang dilakukan para mahasiswa kampus pinang masak tersebut merupakan upaya meningkatkan pemahaman kesadaran lingkungan sejak dini yang dinilai sangat penting di ingkungan sekolah.

Dimana dalam sosialisasi tersebut, para mereka mengusung tema " Konservasi Orangutan Sumatra Sebagai Upaya Menjaga Keseimbangan Ekosistem Hutan" yang diikuti secara interaktif oleh 30 pelajar SMPN tersebut.

Perwakilan mahasiswa UNJA menyampaikan bahwa penting nya pelestarian orangutan sebagai bagian dari upaya menjaga keseimbangan ekosistem hutan tropis. Untuk itu mereka menekankan bahwa orangutan merupakan spesies kunci (key spesies) yang berperan besar dalam proses regenerasi hutan melalui penyebaran biji. 

"Keberadaan orangutan sangat penting bagi kelestarian hutan, mereka layak nya payung yang melindungi kehidupan makhluk hidup lainnya, ketika populasinya terancam maka keseimbangan ekosistem juga ikut terganggu," ujar salah satu pemateri dalam presentasi yang dilakukan. 

Selain membahas peran ekologis, sosialisasi ini menyoroti berbagai ancaman terhadap populasi orangutan sumatera yang kian menurun, mulai dari alih fungsi lahan, deforestasi, hingga praktik perburuan dan perdagangan liar secara ilegal yang marak terjadi sampai saat ini, Para peserta didorong untuk memahami bahwa tindakan manusia memiliki dampak langsung terhadap keberlangsungan hidup satwa liar. 

"Kegiatan berlangsung secara interaktif dengan sesi pre dan post test yang di lakukan dengan tujuan mengetahui pemahaman para peserta dalam upaya konservasi orangutan sumatera, pre test yang berupa soalan dengan total 20 pertanyaan di bagikan pada sesi awal sebelum di mulai nya presentasi karena bertujuan untuk mengetahui sejauh mana dasar pemahaman para peserta terkait konservasi orangutan sumatera," ujarnya.

Kemudian post test dengan jumlah pertanyaan yang sama di berikan pada sesi akhir setelah penjelasan materi sudah di sampaikan untuk mengetahui bagaimana pengetahuan para peserta telah bertambah dari pemaparan materi terkait konservasi yang telah disampaikan. Sesi diskusi dan tanya jawab di sambut dengan antusias oleh para siswa.

"Sejumlah peserta aktif mengajukan pertanyaan terkait upaya pelestarian serta langkah sederhana yang dapat dilakukan dalam kehidupan sehari-hari, pertanyaan dan tanggapan pun kami terima dengan senang hati. Dimana para peserta terlihat sangat tertarik pada topik, dari hasil post test yang telah kami koreksi pun dapat di lihat perbedaannya dari pre test yang diberikan di sesi awal, yang di mana persentase jawaban benar pada pre test adalah 50% dan presentase jawaban benar pada post test, sebanyak 90%," katanya.

Hal ini menunjukkan bahwa para peserta sudah mulai memahami dan menambah ilmu baru dari materi terkait konservasi orangutan sumatera yang telah di paparkan. "Melalui sosialisasi ini kami berharap dapat membentuk karakter peduli lingkungan di kalangan generasi muda, para siswa juga di harap mampu menerapkan nilai nilai konservasi dalam kehidupan sehari hari karena edukasi konservasi dinilai menjadi langkah strategis dalam menciptakan agen perubahan yang berperan aktif alam menjaga kelestarian hutan di masa yang akan datang," harapnya.

Penulis : Mahasiswa Program Studi dari, Fakultas Kehutanan UNJA, CheryI Awlya Lubis, Sherina Mania, & Mario Dzikri Andana.





Artikel Rekomendasi