JAMBERITA.COM - Gelombang kritik menghantam sejumlah anggota DPRD Provinsi Jambi Daerah Pemilihan (Dapil) Bungo-Tebo. Foto-foto para wakil rakyat tersebut dipajang oleh warga sebagai bentuk protes dan penagihan janji politik terkait rusaknya infrastruktur, terutama Jalan Padang Lamo yang hingga kini belum tersentuh perbaikan maksimal.
Menanggapi tuntutan tersebut, Ansori Hasan, salah satu anggota DPRD Provinsi Jambi yang fotonya turut dipajang, memberikan klarifikasi terkait kondisi anggaran daerah yang menjadi penghambat utama pembangunan jalan tersebut.
Waka Komisi III Bidang Infrastruktur itu juga menjelaskan bahwa kendala utama tidak teralokasikannya perbaikan jalan provinsi tahun ini disebabkan oleh pengurangan transfer keuangan dari Pemerintah Pusat ke Pemerintah Provinsi Jambi.
"Dampaknya, seluruh jalan provinsi di Jambi, bukan hanya di Tebo, tidak dianggarkan oleh Pemprov kecuali hanya untuk biaya tanggap darurat. Nilainya hanya kurang lebih Rp51 Miliar untuk mencakup seluruh jalan provinsi di Jambi," ungkap Ansori, ketika dikonfirmasi Jamberita.com , Jumat (3/4/2026).
Menyadari keterbatasan APBD Provinsi, Ansori menegaskan bahwa Komisi III DPRD Provinsi Jambi telah melakukan langkah jemput bola ke Jakarta. Pihaknya telah berkoordinasi dengan Komisi V DPR RI dan Kementerian Pekerjaan Umum (PU) untuk melaporkan kondisi jalan yang rusak parah.
Target utama kata Ansori, mengupayakan kucuran dana melalui Inpres Jalan Daerah (IJD). Kemudian fokus perbaikan dengan memprioritaskan Jalan Padang Lamo agar mendapatkan penanganan langsung dari anggaran pusat. Selanjutnya berkomitmen anggaran 2027 belajar dari Jawa Barat.
Mengingat tahun 2026 anggaran perbaikan jalan ditiadakan karena efisiensi, Ansori menegaskan akan mendesak Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jambi untuk memberikan porsi anggaran yang signifikan pada tahun 2027.
"Kita mencontoh Jawa Barat. Walaupun sedang melakukan efisiensi, porsi untuk perbaikan jalan tetap diberikan porsi yang besar. Karena persoalan jalan ini sangat mendesak bagi masyarakat," tambahnya.
Ansori Hasan menekankan bahwa aspirasi masyarakat adalah pengingat bagi legislator untuk terus berjuang di tingkat pusat maupun provinsi agar konektivitas antarwilayah di Tebo kembali layak dilalui.(afm)
Lampaui Target RPJMD Al Haris-Sani, Indeks Reformasi Birokrasi Pemprov Jambi Tembus Kategori A-
Gebrakan Kilat Pasca Dilantik Wamentan! APPSI Jambi Mendadak Temui Bos Bulog, Ada Apa?
Nah, Masyarakat Tunjukkan Bukti SHM Kepemilikan 105 Ha Lahan di Desa Gambut Jaya Muaro Jambi
Banmus dan Banggar DPRD Jambi Kunker ke Inspektorat Jakarta, Ini yang Dibahas
DPRD Jambi Desak Pemprov Genjot PAD Demi Selamatkan Nasib PPPK dan Penuhi Target UU HKPD
Jambi Percepat Pengakuan Hutan Adat, Sekda Sudirman Tegaskan Komitmen Menuju 1,4 Juta Hektar Nusanta



