JAMBERITA.COM - Menghadapi peningkatan intensitas curah hujan, Wali Kota Jambi Maulana melakukan aksi nyata dengan meninjau langsung infrastruktur drainase di RT 21, Kelurahan Cempaka Putih, Kecamatan Jelutung, pada Minggu (08/03/2026). Langkah ini merupakan upaya preventif Pemerintah Kota (Pemkot) Jambi untuk meminimalisir risiko bencana banjir di wilayah rawan.
Wali Kota Maulana berdialog langsung dengan warga untuk menyerap aspirasi. Berdasarkan laporan Ketua RT 21, terdapat kerusakan dan penyumbatan serius pada saluran air yang kerap memicu genangan saat hujan deras.
Setelah menyusuri jalur air, Maulana menemukan bahwa masalah utama terletak pada tumpukan sedimen yang sangat tebal. Tanpa menunggu lama, ia langsung memberikan instruksi tegas kepada jajarannya. "Setelah kami cek, ditemukan endapan sedimen yang cukup tebal. Saya instruksikan untuk segera dikerjakan hari ini juga," tegasnya.
Ia menambahkan bahwa untuk bagian drainase yang tertutup total, Pemkot akan mengerahkan alat berat guna memastikan evakuasi sedimen berjalan optimal. Selain masalah teknis drainase, Wali Kota Jambi juga menyoroti keberadaan Tempat Pembuangan Sampah (TPS) yang lokasinya terlalu dekat dengan saluran air. Untuk mengatasi hal ini, Maulana mendorong penerapan Program Kampung Bahagia.
Beberapa poin strategis yang akan dijalankan antara lain, pengadaan Bentor: Warga diminta mengalihkan sistem pembuangan sampah menggunakan becak motor (bentor) untuk jemput bola ke rumah-rumah dan TPS yang ada saat ini akan ditutup secara permanen guna menjaga estetika dan kebersihan drainase.
Selanjutnya kata Maulana April mendatang, Pemkot Jambi akan menambah 20 unit armada pengangkut sampah dan peresmian pabrik pengolahan sampah di TPA Talang Gulo dijadwalkan pada Mei atau Juni 2026.
Maulana menekankan bahwa normalisasi drainase tidak akan efektif tanpa dukungan masyarakat. Ia mengajak warga untuk menghidupkan kembali semangat gotong royong dalam menjaga kebersihan lingkungan secara berkelanjutan. Dengan integrasi antara perbaikan infrastruktur dan sistem pengelolaan sampah yang modern, diharapkan Kota Jambi dapat terbebas dari ancaman banjir serta memiliki lingkungan yang lebih higienis.(afm)
Lampaui Target RPJMD Al Haris-Sani, Indeks Reformasi Birokrasi Pemprov Jambi Tembus Kategori A-
Gebrakan Kilat Pasca Dilantik Wamentan! APPSI Jambi Mendadak Temui Bos Bulog, Ada Apa?
Nah, Masyarakat Tunjukkan Bukti SHM Kepemilikan 105 Ha Lahan di Desa Gambut Jaya Muaro Jambi
Safari Ramadhan, Danrem 042/Gapu Pererat Silaturahmi dengan Forkopimda di Rumah Dinas Bupati Tebo
Pemkot Jambi Apresiasi Program 'Peduli Berbagi Tetangga' di Simpang III Sipin
Pemkot dan DPRD Kota Jambi Sepakat Bentuk Pansus Polemik Zona Merah
Jambi Percepat Pengakuan Hutan Adat, Sekda Sudirman Tegaskan Komitmen Menuju 1,4 Juta Hektar Nusanta



