JAMBERITA.COM - Tim Pengabdian Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Prodi Pendidikan Ekonomi Universitas Jambi (UNJA) resmi meluncurkan Program Penguatan Kelembagaan dan Kemandirian Bank Sampah di Desa Mendalo Indah, Kabupaten Muaro Jambi, Rabu (1/7/2026). Program ini diawali dengan peresmian mesin pengolah sampah guna mendukung pengelolaan limbah yang lebih efektif dan berkelanjutan.
Kegiatan yang mengusung integrasi sistem manajemen partisipatif dan kampanye edukasi berbasis masyarakat ini didukung langsung oleh Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi melalui UNJA sebagai bentuk nyata pengabdian kepada masyarakat.
Dekan FKIP UNJA, Prof. Dr. Supian, S.Ag., M.Ag., dalam sambutannya menyatakan bahwa inovasi yang dihadirkan oleh tim pengabdian merupakan alternatif solusi nyata di tengah kompleksnya permasalahan sampah di tengah masyarakat.
"Hari ini Prof. Kuswanto bersama tim menghadirkan salah satu alternatif solusi. Mesin ini mampu mengolah sampah menjadi kompos dan pupuk. Kami mengapresiasi inovasi yang dihadirkan untuk membantu menyelesaikan persoalan sampah di masyarakat," kata Prof. Supian.
Pada kesempatan yang sama, Ketua Tim Penelitian, Prof. Dr. Kuswanto, S.Pd., M.Si., menjelaskan bahwa keberadaan mesin pengolah ini ditargetkan mampu memangkas volume sampah yang terbuang sekaligus menaikkan nilai ekonomisnya.
"Yang tadinya sampah sekadar terkumpul dan terbuang, melalui program ini dapat diolah sehingga memiliki nilai tambah. Dengan bantuan mesin pengolah sampah, kami berupaya mengurangi volume sampah. Tujuan akhirnya adalah menciptakan lingkungan yang bersih dan indah," jelas Prof. Kuswanto.
Merespons program tersebut, Kepala Desa Mendalo Indah, Muslim, S.E., menyampaikan apresiasi tinggi atas kepedulian dari civitas akademika UNJA. Ia berharap kehadiran teknologi dan program edukasi ini dapat memperkuat tata kelola Bank Sampah desa sekaligus mendongkrak kesadaran warga dalam memilah sampah.
Selain penyerahan bantuan mesin pengolah sampah menjadi kompos dan pupuk, tim pengabdian FKIP UNJA juga memperkenalkan konsep Bank Sampah Mandiri berbasis ekonomi sirkular. Sistem ini didukung oleh aplikasi Sistem Informasi Manajemen Bank Sampah (SIMBA) serta gerakan edukasi pemilahan sampah langsung dari rumah tangga.
Melalui integrasi teknologi mesin dan aplikasi digital tersebut, volume sampah yang berakhir di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) diharapkan dapat berkurang secara signifikan dan mampu memberikan dampak ekonomi positif bagi warga Desa Mendalo Indah.(afm)
Selengkapnya : www.unja.ac.id
Kanwil Kemenkum Jambi Ikuti Town Hall Meeting Virtual Bersama S. Andi Agtas, Ini yang Dibahas
FKIP UNJA Resmikan Mesin Pengolah Sampah di Desa Mendalo Indah guna Perkuat Bank Sampah
Bupati Anwar Sadat Hadiri Promosi Doktor UI, Angkat Tanjabbar Lokasi Penelitian
Bupati Fadhil Arief Hadiri Upacara Hari Bhayangkara Ke-80 di Lapangan Alun-Alun Batang Hari
Fraksi DPRD Suarakan Pandangan Terhadap Kinerja Pemkab Tanjab Barat Sepanjang 2025
Kanwil Kemenkum Jambi Ikuti Town Hall Meeting Virtual Bersama S. Andi Agtas, Ini yang Dibahas



